🚨 Bank Sentral Korea kembali bersikap hawkish dengan kenaikan suku bunga! Apakah pengetatan global bakal kembali menggema? Seberapa besar peluang The Fed akan menaikkan suku bunga?
Bank Sentral Korea (BoK) mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,00%. Ini adalah kenaikan kedua berturut-turut setelah bulan Juli—mengakhiri sepenuhnya ekspektasi kelonggaran dan sikap menunggu yang berlangsung selama tiga tahun sebelumnya.
Sejak Juni, won Korea terhadap dolar AS menguat lebih dari 12%. Setelah keputusan diumumkan, won kembali melonjak 0,56%.
Korea menaikkan proyeksi pertumbuhan GDP 2026 menjadi 3,3%, namun pemicu utama kenaikan suku bunga kedua adalah inflasi yang membandel (masih jelas jauh di atas target 2%) serta kekhawatiran aset terlalu panas.

Apakah ini mengisyaratkan USD atau The Fed akan ikut#加息 ?
Tentu tidak berarti The Fed akan memulai kembali kenaikan suku bunga. Namun, sangat besar kemungkinan bahwa siklus "penurunan suku bunga" The Fed akan tertunda secara serius, sehingga dolar AS akan tetap berada pada suku bunga tinggi dalam jangka panjang (High for Longer).

Jika ke depan The Fed tidak mempertahankan sikap hawkish yang tegas atau menurunkan suku bunga terlalu cepat, keunggulan spread bunga dolar akan terkikis.
Untuk menjaga daya tarik obligasi AS dan dominasi dolar, The Fed dalam waktu singkat tidak mungkin memangkas suku bunga secara besar-besaran.
Dampak sebenarnya bagi#加密市场 (Crypto)
Ekonomi utama Asia-Pasifik (Jepang, Korea) bergerak secara berurutan menuju pengetatan/kebijakan hawkish, menyebabkan penutupan lanjutan transaksi carry trade global. Likuiditas untuk aset berisiko di seluruh dunia pun makin menyempit.
Fantasi pasar tentang "The Fed yang sangat agresif menurunkan suku bunga" akan benar-benar runtuh. Suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama, memberikan tekanan kuat pada batas atas valuasi aset berisiko seperti BTC/ETH.
$BTC