#SECSendsCryptoCustodyRuleToWhiteHouse
SEC Mengirim Aturan Penitipan Kripto ke Gedung Putih
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah mengirimkan rancangan perombakan aturan penitipan kriptonya ke Gedung Putih untuk ditelaah, menandai langkah besar lainnya menuju regulasi yang lebih jelas untuk aset digital di Amerika Serikat. Proposal tersebut mulai ditelaah oleh Kantor Urusan Informasi dan Regulasi (OIRA) pada 25 Agustus.
Perubahan yang direncanakan bertujuan untuk memperjelas bagaimana penasihat investasi dan perusahaan investasi dapat menyimpan kripto serta aset digital lainnya dengan aman untuk klien. SEC juga ingin memutakhirkan ketentuan penitipan yang sudah ketinggalan dan mengurangi beban regulasi di mana ketentuan yang ada mungkin tidak lagi sesuai dengan pasar keuangan yang terus berkembang.
Langkah ini menunjukkan pergeseran yang menonjol dari pendekatan SEC sebelumnya pada 2023 di bawah Ketua terdahulu Gary Gensler, yang berupaya memperketat pembatasan terkait di mana penasihat investasi dapat menitipkan kripto klien. Proposal sebelumnya pada akhirnya ditarik pada 2025.
Di bawah Ketua saat ini Paul Atkins, SEC telah mengambil pendekatan yang lebih ramah kripto, dengan fokus pada kejelasan regulasi dan menciptakan jalur agar bisnis aset digital dapat beroperasi di dalam pasar keuangan AS. Oleh karena itu, proposal penitipan dapat memberi lebih banyak fleksibilitas bagi perusahaan investasi sambil tetap mempertahankan persyaratan perlindungan investor.
Proposal ini masih berada pada tahap awal dan belum menjadi aturan final. Tinjauan regulasi lanjutan, rancangan resmi SEC, komentar publik, dan pemungutan suara final akan diperlukan sebelum persyaratan baru apa pun mulai berlaku.
Secara keseluruhan, penelaahan Gedung Putih menunjukkan bahwa penitipan kripto tetap menjadi bagian kunci dari upaya lebih luas pemerintah AS untuk membentuk kerangka regulasi yang lebih jelas bagi industri aset digital.$NVDAB $GOOGL.US