🔥 Bill Gates Ingin Pungutan Robot dan Pajak untuk Pekerjaan yang Tak Bisa Dipecat dari Manusia.

Gambar: ShutterstockBuat akun untuk menyimpan artikel Anda.Tambahkan ke GoogleTambahkan Decrypt sebagai sumber pilihan Anda untuk melihat lebih banyak cerita kami di Google.Dalam ringkasnya, Bill Gates memublikasikan esai hampir 6.000 kata di Gates Notes yang menyebut transisi AI sebagai salah satu masa tersulit dan paling bergejolak dalam sejarah manusia. Ia mengusulkan pajak untuk token AI dan robot untuk mengimbangi keunggulan pajak penghasilan/biaya penggajian yang sudah dimiliki otomatisasi dibanding perekrutan karyawan. Gates menetapkan batas sekitar 40% pekerjaan di bawah versi paling agresif dari skema pengecualian tersebut. Bill Gates berpikir matematika yang dihadapi pemberi kerja adalah sebuah masalah. Dalam esai berjudul Era AI yang bergejolak ini sudah ada. Pilihan yang kita buat sekarang sangatlah penting, argumen pendiri Microsoft itu menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam pasar kerja saat ini: pemberi kerja membayar pajak penggajian saat mereka mempekerjakan seseorang, tetapi robot umumnya langsung dianggap sebagai pengeluaran bisnis yang dapat dibebankan.

Sistem pajak mendorong Anda untuk menggantikan orang dengan mesin, tulisnya. Solusinya adalah pajak atas token AI—unit yang digunakan model bahasa untuk mengunyah teks dan data lainnya—ditambah pajak khusus untuk robot itu sendiri. Gates pertama kali melontarkan gagasan pajak robot pada 2017 dan ditertawakan oleh para ekonom yang menyebutnya sebagai pajak atas produktivitas yang dibungkus sebagai pajak untuk kemajuan. Namun kali ini ia tidak mundur. Gates berpendapat bahwa pajak berdasarkan pemakaian mengubah insentif pemberi kerja secara langsung, tidak seperti pajak perusahaan yang hanya menggerus laba—yang bisa menipis di pasar yang hiperkompetitif.

❓ Apa pendapat Anda: ini awal dari langkah yang lebih besar atau sekadar kebisingan? Tulis di bawah.

$BTC $ETH

#SECryptoRegulation #AICryptoIntegration #TonEcosystem