【DOGE kali ini, aku pilih untuk jadi penonton】
Serius, beberapa hari lalu saat DOGE naik, aku hampir nggak tahan.
Bukan bercanda, beneran tangan gatal. Kalian pasti ngerti perasaannya—tahu mungkin itu jebakan, tapi begitu lihat di akun kalau waktu itu masuk bisa cuan sekian sekian, rasa gatal itu seperti menggerus dari sela-sela tulang.
Tapi aku tahan.
Bukan karena aku bearish DOGE, melainkan karena posisinya terlalu canggung. $ 0.0846, tujuh hari lalu masih berkutat di kisaran $ 0.07—dalam seminggu naik hampir 19%, kemarin malah anjlok lagi 4.6%. Namanya apa? Ini namanya tarik-menarik sebelum penentuan arah. Long dan short sama-sama lagi mengumpulkan tenaga; siapa yang duluan mengaku kalah, dia yang duluan mati.
Sekarang indeks sentimen 65, pas di rentang tamak, tapi sedikit lebih rendah dari rata-rata minggu lalu 69. Artinya apa? Artinya mayoritas orang masih tenggelam dalam fantasi “apa bakal ada gelombang lagi”, tapi sudah mulai ada yang goyah.
Intinya ada di ambang $ 0.09113. Kalau tembus, aku akui aku salah—mungkin aku akan kejar. Tapi dari yang terlihat, momentum/volume belum cukup; sudah coba dua kali, tapi nggak berhasil menembus. Posisi seperti ini dulu pernah bikin aku “dipanen” pada 2017—bukan karena teknikalnya jelek, tapi karena kerakusan. Selalu merasa masih bisa dorong satu gelombang lagi, ujungnya malah jatuh sampai-sampai stop loss pun nggak sempat.
Sekarang kesimpulanku: menunggu. Tidak long dan tidak short, biarkan dia yang memilih arahnya sendiri.
Ada yang bilang DOGE sudah turun 88%, valuasinya sudah cukup rendah. Benarkah? Dasar fundamental Shiba Inu berubah nggak? Musk masih tiap hari berkicau? Sudah ada penerapan di dunia nyata? Bilang valuasi rendah karena sudah turun banyak—itu bukan alasan, itu cuma dalih.
Begitulah cara aku melihatnya: sekarang memang lagi nonton. Kalian gimana? Tangan gatal nggak?
Serius, beberapa hari lalu saat DOGE naik, aku hampir nggak tahan.
Bukan bercanda, beneran tangan gatal. Kalian pasti ngerti perasaannya—tahu mungkin itu jebakan, tapi begitu lihat di akun kalau waktu itu masuk bisa cuan sekian sekian, rasa gatal itu seperti menggerus dari sela-sela tulang.
Tapi aku tahan.
Bukan karena aku bearish DOGE, melainkan karena posisinya terlalu canggung. $ 0.0846, tujuh hari lalu masih berkutat di kisaran $ 0.07—dalam seminggu naik hampir 19%, kemarin malah anjlok lagi 4.6%. Namanya apa? Ini namanya tarik-menarik sebelum penentuan arah. Long dan short sama-sama lagi mengumpulkan tenaga; siapa yang duluan mengaku kalah, dia yang duluan mati.
Sekarang indeks sentimen 65, pas di rentang tamak, tapi sedikit lebih rendah dari rata-rata minggu lalu 69. Artinya apa? Artinya mayoritas orang masih tenggelam dalam fantasi “apa bakal ada gelombang lagi”, tapi sudah mulai ada yang goyah.
Intinya ada di ambang $ 0.09113. Kalau tembus, aku akui aku salah—mungkin aku akan kejar. Tapi dari yang terlihat, momentum/volume belum cukup; sudah coba dua kali, tapi nggak berhasil menembus. Posisi seperti ini dulu pernah bikin aku “dipanen” pada 2017—bukan karena teknikalnya jelek, tapi karena kerakusan. Selalu merasa masih bisa dorong satu gelombang lagi, ujungnya malah jatuh sampai-sampai stop loss pun nggak sempat.
Sekarang kesimpulanku: menunggu. Tidak long dan tidak short, biarkan dia yang memilih arahnya sendiri.
Ada yang bilang DOGE sudah turun 88%, valuasinya sudah cukup rendah. Benarkah? Dasar fundamental Shiba Inu berubah nggak? Musk masih tiap hari berkicau? Sudah ada penerapan di dunia nyata? Bilang valuasi rendah karena sudah turun banyak—itu bukan alasan, itu cuma dalih.
Begitulah cara aku melihatnya: sekarang memang lagi nonton. Kalian gimana? Tangan gatal nggak?