Saham Iran melonjak setelah indeks utama Bursa Efek Teheran naik 155.000 poin hingga menembus level di atas 6.385.000, dengan pada satu titik sebanyak 90% saham bergerak menguat. Menurut Sina Finance, mengutip Xinhua News Agency dan IRNA, reli ini terjadi setelah laporan tentang adanya pemahaman baru antara Iran dan Oman terkait jalur pengiriman di Selat Hormuz, serta laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan mengenai syarat-syarat gencatan senjata termasuk kebebasan navigasi melalui selat tersebut.

IRNA mengatakan indeks utama Bursa Efek Teheran naik 155.000 poin setelah pembukaan, dan pada satu titik lebih dari 90% saham mengalami kenaikan, dengan lebih dari 80% saham naik 2% hingga 3%. Artikel tersebut menyebut ini sebagai hari kedua berturut-turut kenaikan tajam di pasar saham Iran.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Gharibabadi, menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman tidak berarti Selat Hormuz akan dibuka segera, dan bahwa pengaturan transit sementara akan diikuti oleh pembicaraan dalam 30 hingga 60 hari mengenai jalur permanen baru. Ia mengatakan bahwa selat tersebut akan tetap tertutup jika tuntutan dan persyaratan Iran tidak dipenuhi.