THAILAND MENGUSULKAN KERANGKA REGULASI UNTUK SPOT ETF BITCOIN DAN ETHEREUM
Thailand telah merilis rancangan kerangka regulasi untuk Spot Bitcoin dan Ethereum ETF, sekaligus membuka periode konsultasi publik hingga 20 September 2026.
Dalam proposal tersebut, dana yang hanya melacak BTC atau ETH wajib mempertahankan eksposur minimum rata-rata 80% terhadap aset yang mendasarinya. Produk-produk ini juga hanya akan diperdagangkan secara eksklusif di Bursa Efek Thailand (SET).
Elemen penting lainnya adalah kerangka kustodi. Pada fase awal, sebagian besar aset kripto yang dimiliki oleh dana diperkirakan akan dikelola oleh kustodian domestik, bukan sepenuhnya bergantung pada infrastruktur kustodi internasional.
Jika disetujui, kerangka ini akan menjadi langkah penting menuju integrasi Bitcoin dan Ethereum ke dalam struktur investasi tradisional Thailand. Alih-alih memperoleh eksposur langsung ke BTC dan ETH, modal tradisional dapat mengakses dua aset tersebut melalui produk ETF teregulasi di pasar sekuritas.
Persyaratan eksposur 80% juga menunjukkan bahwa regulator ingin produk-produk ini melacak aset yang mendasarinya dengan erat, bukan beroperasi sebagai kendaraan investasi kripto yang sangat fleksibel.
Untuk saat ini, ini masih merupakan proposal rancangan, bukan regulasi final. Proses konsultasi hingga 20 September akan menjadi langkah penting sebelum kerangka tersebut diselesaikan.
Bisakah Spot BTC dan ETH ETF di Thailand membuka jalur baru yang bermakna bagi modal tradisional untuk mengakses pasar kripto?
Silakan lakukan riset Anda sendiri dengan saksama sebelum melakukan transaksi (DYOR). $BTC $ETH $BTR
Thailand telah merilis rancangan kerangka regulasi untuk Spot Bitcoin dan Ethereum ETF, sekaligus membuka periode konsultasi publik hingga 20 September 2026.
Dalam proposal tersebut, dana yang hanya melacak BTC atau ETH wajib mempertahankan eksposur minimum rata-rata 80% terhadap aset yang mendasarinya. Produk-produk ini juga hanya akan diperdagangkan secara eksklusif di Bursa Efek Thailand (SET).
Elemen penting lainnya adalah kerangka kustodi. Pada fase awal, sebagian besar aset kripto yang dimiliki oleh dana diperkirakan akan dikelola oleh kustodian domestik, bukan sepenuhnya bergantung pada infrastruktur kustodi internasional.
Jika disetujui, kerangka ini akan menjadi langkah penting menuju integrasi Bitcoin dan Ethereum ke dalam struktur investasi tradisional Thailand. Alih-alih memperoleh eksposur langsung ke BTC dan ETH, modal tradisional dapat mengakses dua aset tersebut melalui produk ETF teregulasi di pasar sekuritas.
Persyaratan eksposur 80% juga menunjukkan bahwa regulator ingin produk-produk ini melacak aset yang mendasarinya dengan erat, bukan beroperasi sebagai kendaraan investasi kripto yang sangat fleksibel.
Untuk saat ini, ini masih merupakan proposal rancangan, bukan regulasi final. Proses konsultasi hingga 20 September akan menjadi langkah penting sebelum kerangka tersebut diselesaikan.
Bisakah Spot BTC dan ETH ETF di Thailand membuka jalur baru yang bermakna bagi modal tradisional untuk mengakses pasar kripto?
Silakan lakukan riset Anda sendiri dengan saksama sebelum melakukan transaksi (DYOR). $BTC $ETH $BTR
