Keuangan Tradisional (#TradFi ) tidak lagi hanya menyaksikan revolusi kripto—ia mencoba membangun jalurnya sendiri.

Dalam langkah industri yang besar dan terkoordinasi, sebuah koalisi dari 39 Asosiasi Perbankan Negara Bagian AS secara resmi membentuk BankChain Alliance. Tujuannya? Membangun jaringan blockchain nasional yang dimiliki industri, secara tegas dirancang untuk institusi keuangan yang teregulasi.

Dengan peluncuran komersial penuh yang ditargetkan pada 2027, ini menandai salah satu dorongan terbesar oleh perbankan tradisional untuk merebut kembali dominasi atas likuiditas digital.


Skala Kekuatan: $21,8 Triliun dalam Aset

Besarnya koalisi ini sungguh mengejutkan. Asosiasi negara bagian yang berpartisipasi mewakili jaringan 3.283 bank regional dan komunitas yang mengendalikan total kumpulan aset sebesar $21,8 triliun.

Aliansi ini dipimpin oleh ketua sementara Kathy Kraninger, CEO saat ini Florida Bankers Association dan mantan direktur Consumer Financial Protection Bureau (CFPB). Alih-alih membangun blockchain terpisah yang mahal dan terisolasi, bank-bank ini mengumpulkan sumber daya ke dalam satu jaringan bersama.


⚙ Apa yang Akan Dilakukan Jaringan BankChain Alliance?

Menurut pengumuman resmi, jaringan privat ini akan sangat berfokus pada utilitas yang teregulasi dan berstandar institusional:

  • 🪙 Stablecoin yang Diterbitkan Bank: Secara langsung bersaing dengan penerbit privat seperti Tether (USDT) dan Circle (USDC).

  • 💳 Deposito Ter-tokenisasi: Mengubah deposito bank komersial standar menjadi token digital untuk transfer internal instan.

  • ⚡ Penyelesaian Otomatis: Menerapkan smart contract untuk memungkinkan penyelesaian keuangan terprogram yang instan, 24/7.

  • 🌐 Jalur Interoperabilitas: Jembatan multi-chain bawaan untuk menghubungkan dengan ekosistem blockchain eksternal secara mulus.


Strategi Nyatanya: Menghentikan Kebocoran Simpanan

Kenapa sekarang? Semuanya bermuara pada pelarian simpanan (deposit flight). Bank-bank tradisional sedang menyaksikan miliaran dolar terus-menerus keluar dari rekening giro standar dan mengalir ke stablecoin privat yang menghasilkan imbal hasil atau memiliki utilitas tinggi.

Dengan meluncurkan jaringan perbankan berbasis on-chain, bank-bank regional dan komunitas ini dapat menawarkan manfaat yang sama persis bagi klien korporat dan ritel—penyelesaian instan 24/7 dan kemampuan pemrograman—sambil tetap menjaga uang tunai di dalam sistem perbankan yang teregulasi. Ini secara langsung melengkapi langkah-langkah terbaru dari Wall Street, seperti jaringan penyelesaian deposit on-chain yang diluncurkan The Clearing House lebih awal tahun ini.


Apa yang Terjadi Berikutnya?

BankChain Alliance bergerak cepat, tetapi masih berada pada fase awal infrastruktur. Mereka saat ini sedang mewawancarai dan memilih mitra inti infrastruktur teknologi mereka. Daftar spesifik bank peserta, model tata kelola, dan struktur pendanaan akan diumumkan pada bulan-bulan mendatang.

Satu hal yang benar-benar jelas: TradFi kini tidak lagi melawan blockchain—melainkan berupaya menyerapnya.

Menurut Anda bagaimana? Apakah stablecoin yang diterbitkan bank akan mengancam USDT dan USDC, atau mereka terlambat untuk mengejar permainan ini?

#Stablecoins #Banking #Blockchain #Tokenization