$CATI $NEIRO $ZEC
Trump mengayunkan tongkat tarif ke tetangga, Kanada membalas dengan “sanksi tuna”
Akhir pekan lalu, Trump kembali memberi “pajak” kepada Kanada sebesar 50% untuk tarif baja dan aluminium—bilang saja mau, langsung dijatuhkan. Ottawa tidak menangis atau ribut, justru membalas dengan “menu balasan” sebanyak 700 jenis barang dari Amerika, dengan nilai total 28 miliar dolar Kanada.#美国财政部设量子就绪工作组
Yang paling menarik? Di daftar itu tidak hanya ada barang-barang keras seperti baja dan mesin, tapi juga tuna segar, kaus katun, madu, parfum, bahkan kosmetik. Warga yang suka gosip pun ikut bersorak: ini upaya memutus kebebasan orang Amerika membeli tuna kalengan? Atau membuat para penggemar Trump tak bisa memakai kaus murah?
Menteri Keuangan Kanada, Champagne, tampak tenang—ia menyebut ini “tindakan balasan yang moderat dan strategis”. Versi bahasa sederhananya: kamu menghantam bagian paling vitalku, aku garuk bagian yang bikin gatal—dan sasarannya tepat pada hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari orang Amerika yang justru menusuk.
Berlaku resmi pada 8 September, dengan jeda satu bulan agar kedua pihak bisa lebih dulu menimbun stok di supermarket. #
Lebih kejam lagi, Kanada juga mengucurkan tambahan 7,5 miliar dolar Kanada “dana perlindungan pihak yang terdampak”, langsung mensubsidi perusahaan lokal—jelas sikapnya: hadapi perang dagang dengan Amerika, rugi uang boleh, tapi rugi orang tidak.
Ada yang bilang ini “perang dagang paling sopan dalam sejarah”. Bahkan saat membalas, Kanada tetap melengkapi dengan tabel Excel—klasifikasi 700 kategori barangnya rapi, seperti mengerjakan tugas. Tapi kalau dibaca lebih teliti, madu, makanan laut, pakaian… semuanya tepat menyentuh kebutuhan sehari-hari pemilih di negara bagian merah (red states) AS.
Trump ingin beradu keras, tapi ternyata tetangganya mengeluarkan jarum sulam—tidak mematikan, namun sakitnya nyata. Bulan depan, “serial drama tarif” dua tetangga di Amerika Utara ini mungkin akan lebih seru daripada reality show.
#加拿大对美加征最高50%反制关税
Trump mengayunkan tongkat tarif ke tetangga, Kanada membalas dengan “sanksi tuna”
Akhir pekan lalu, Trump kembali memberi “pajak” kepada Kanada sebesar 50% untuk tarif baja dan aluminium—bilang saja mau, langsung dijatuhkan. Ottawa tidak menangis atau ribut, justru membalas dengan “menu balasan” sebanyak 700 jenis barang dari Amerika, dengan nilai total 28 miliar dolar Kanada.#美国财政部设量子就绪工作组
Yang paling menarik? Di daftar itu tidak hanya ada barang-barang keras seperti baja dan mesin, tapi juga tuna segar, kaus katun, madu, parfum, bahkan kosmetik. Warga yang suka gosip pun ikut bersorak: ini upaya memutus kebebasan orang Amerika membeli tuna kalengan? Atau membuat para penggemar Trump tak bisa memakai kaus murah?
Menteri Keuangan Kanada, Champagne, tampak tenang—ia menyebut ini “tindakan balasan yang moderat dan strategis”. Versi bahasa sederhananya: kamu menghantam bagian paling vitalku, aku garuk bagian yang bikin gatal—dan sasarannya tepat pada hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari orang Amerika yang justru menusuk.
Berlaku resmi pada 8 September, dengan jeda satu bulan agar kedua pihak bisa lebih dulu menimbun stok di supermarket. #
Lebih kejam lagi, Kanada juga mengucurkan tambahan 7,5 miliar dolar Kanada “dana perlindungan pihak yang terdampak”, langsung mensubsidi perusahaan lokal—jelas sikapnya: hadapi perang dagang dengan Amerika, rugi uang boleh, tapi rugi orang tidak.
Ada yang bilang ini “perang dagang paling sopan dalam sejarah”. Bahkan saat membalas, Kanada tetap melengkapi dengan tabel Excel—klasifikasi 700 kategori barangnya rapi, seperti mengerjakan tugas. Tapi kalau dibaca lebih teliti, madu, makanan laut, pakaian… semuanya tepat menyentuh kebutuhan sehari-hari pemilih di negara bagian merah (red states) AS.
Trump ingin beradu keras, tapi ternyata tetangganya mengeluarkan jarum sulam—tidak mematikan, namun sakitnya nyata. Bulan depan, “serial drama tarif” dua tetangga di Amerika Utara ini mungkin akan lebih seru daripada reality show.
#加拿大对美加征最高50%反制关税
