Kabar elang kembali muncul dari dalam The Fed! 4 bank regional mendukung kenaikan suku bunga, ekspektasi kebijakan September bisa kembali bergejolak
Risalah rapat suku bunga diskonto terbaru menunjukkan bahwa sebelum rapat FOMC bulan Juli, dewan 4 bank regional—Dallas, Cleveland, Minneapolis, dan Kansas City—pernah mendukung kenaikan suku bunga kredit tingkat 1 sebesar 25 basis poin.
Perlu dicatat, dewan bank regional bukanlah pembuat keputusan langsung kebijakan suku bunga The Fed, namun pandangan mereka dapat memengaruhi penilaian para ketua bank regional terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan moneter. Rapat FOMC pada 28–29 Juli akhirnya memutuskan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan dengan hasil 9 suara berbanding 3 suara, di mana 3 anggota secara tegas mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Pesan utama yang dilepaskan sangat jelas: **perbedaan pendapat di internal The Fed mengenai apakah inflasi perlu pengetatan kebijakan lebih lanjut sedang melebar.** Saat ini suku bunga kebijakan berada di kisaran 3,50%—3,75%, sementara suku bunga kredit tingkat 1 pada fasilitas diskonto adalah 3,75%.
Bagi pasar, yang benar-benar perlu diwaspadai bukanlah 4 bank regional itu sendiri, melainkan kecenderungan kebijakan di baliknya. Jika inflasi terus membandel dan harga energi tetap tinggi, suara-suara hawkish di internal The Fed bisa semakin menguat, sehingga ekspektasi penurunan suku bunga pada September bahkan pada rapat-rapat berikutnya dapat tertahan. Baru-baru ini, Ketua The Fed Boston, Collins, juga menyatakan bahwa jika inflasi tidak terus mereda, The Fed mungkin perlu segera menaikkan suku bunga.
Kesimpulan singkat: ekspektasi penurunan suku bunga belum benar-benar stabil, sementara suara kenaikan suku bunga justru kembali muncul. Ke depan, arah pasar masih akan ditentukan oleh data inflasi dan pernyataan pejabat The Fed. Untuk BTC dan aset berisiko tinggi, begitu ekspektasi suku bunga kembali condong hawkish, volatilitas kemungkinan akan meningkat secara nyata. $SNDKB $BMT $龙虾 #BTR #CSOPSKHYNIX2L #STX #UAİ #MUBARAK
Risalah rapat suku bunga diskonto terbaru menunjukkan bahwa sebelum rapat FOMC bulan Juli, dewan 4 bank regional—Dallas, Cleveland, Minneapolis, dan Kansas City—pernah mendukung kenaikan suku bunga kredit tingkat 1 sebesar 25 basis poin.
Perlu dicatat, dewan bank regional bukanlah pembuat keputusan langsung kebijakan suku bunga The Fed, namun pandangan mereka dapat memengaruhi penilaian para ketua bank regional terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan moneter. Rapat FOMC pada 28–29 Juli akhirnya memutuskan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan dengan hasil 9 suara berbanding 3 suara, di mana 3 anggota secara tegas mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Pesan utama yang dilepaskan sangat jelas: **perbedaan pendapat di internal The Fed mengenai apakah inflasi perlu pengetatan kebijakan lebih lanjut sedang melebar.** Saat ini suku bunga kebijakan berada di kisaran 3,50%—3,75%, sementara suku bunga kredit tingkat 1 pada fasilitas diskonto adalah 3,75%.
Bagi pasar, yang benar-benar perlu diwaspadai bukanlah 4 bank regional itu sendiri, melainkan kecenderungan kebijakan di baliknya. Jika inflasi terus membandel dan harga energi tetap tinggi, suara-suara hawkish di internal The Fed bisa semakin menguat, sehingga ekspektasi penurunan suku bunga pada September bahkan pada rapat-rapat berikutnya dapat tertahan. Baru-baru ini, Ketua The Fed Boston, Collins, juga menyatakan bahwa jika inflasi tidak terus mereda, The Fed mungkin perlu segera menaikkan suku bunga.
Kesimpulan singkat: ekspektasi penurunan suku bunga belum benar-benar stabil, sementara suara kenaikan suku bunga justru kembali muncul. Ke depan, arah pasar masih akan ditentukan oleh data inflasi dan pernyataan pejabat The Fed. Untuk BTC dan aset berisiko tinggi, begitu ekspektasi suku bunga kembali condong hawkish, volatilitas kemungkinan akan meningkat secara nyata. $SNDKB $BMT $龙虾 #BTR #CSOPSKHYNIX2L #STX #UAİ #MUBARAK
