BAGAIMANA SENJA (DUSK) MEMASUKKAN KEPATUHAN MICA KE DALAM INFRASTRUKTUR WEB3

Dulu saya mengira tantangan utama bagi kripto yang teregulasi hanyalah bagaimana membuat aturan kepatuhan pas mengelilingi sistem blockchain yang sudah ada. Ketika saya meneliti DUSK, saya mempertanyakan anggapan itu.

Mungkin masalah yang lebih sulit adalah menjadikan kepatuhan sebagai bagian dari infrastruktur tanpa menghapus sifat-sifat yang membuat blockchain berguna.

Itulah mengapa saya terus kembali pada kontrol akses allowlist dan selective disclosure. Mekanisme ini dapat menciptakan batasan tentang siapa yang diizinkan untuk berinteraksi dengan aset yang diatur, sementara privasi dapat membatasi seberapa banyak informasi sensitif yang perlu menjadi publik.

Namun kepatuhan tidak berakhir ketika sebuah aset berpindah tangan.

Pemulihan (recovery) penting ketika sesuatu berjalan salah. Auditabilitas penting ketika aktivitas perlu diverifikasi nanti. Dan delivery versus payment penting ketika aset dan pembayaran dunia nyata harus diselesaikan bersama—bukan bergantung pada proses yang terpisah.

Di sinilah desain menjadi menarik bagi saya. DUSK tampaknya memperlakukan kebutuhan-kebutuhan ini sebagai bagian dari siklus hidup aset, alih-alih memperlakukan regulasi sebagai lapisan eksternal.

Tapi masih ada kompromi. Lebih banyak kontrol dapat membuat pasar yang teregulasi lebih mudah dioperasikan, namun juga dapat menambah kompleksitas dan membatasi komposabilitas.

Saya masih mengamati pertanyaan yang lebih sulit: apakah DUSK dapat mempertahankan keseimbangan itu ketika aset penggunaan dan kebutuhan institusional meningkat?

@Dusk
#dusk
$DUSK $BTW $BMT
Bullish 💚
67%
Bearish ❤️
33%
3 Voting • Voting ditutup