Semalam selesai membaca @Dusk dokumen arsitektur, ada satu kontradiksi yang selalu sulit dihindari: dua jalur eksekusi berjalan berdampingan—lebih baik “mengakomodasi dua kubu” atau pembagian tugasnya benar-benar jelas?
Dokumentasi resmi posisinya sangat jelas. DuskDS sebagai layer settlement dan data availability, di atasnya Dusk menyediakan dua jalur untuk smart contract: DuskVM (dulunya bernama Piecrust) menjalankan kontrak Rust/WASM, dieksekusi langsung di Dusk L1; sementara DuskEVM adalah environment eksekusi ekuivalen EVM berbasis OP Stack, yang menyelesaikan settlement dan data availability melalui DuskDS.
Pembagian tugas dari dua sistem ini bukanlah duplikasi pembangunan.
DuskVM ditujukan untuk bisnis tingkat protokol. Ia memuat logika settlement privasi dari dua model transaksi, Phoenix/Moonlight. Kontrak dikompilasi menjadi WASM, bukan bytecode EVM, sehingga secara alami selaras dengan sistem pembuktian zero-knowledge. Jika perlu memanggil kemampuan privasi tingkat bawah, gunakan DuskVM.
DuskEVM adalah “lapisan kompatibilitas”. Pengembang yang sudah terbiasa dengan Solidity tidak perlu melakukan refactor kode; mereka bisa langsung menggunakan tool yang familiar seperti Hardhat dan Foundry, bahkan wallet MetaMask pun bisa terintegrasi tanpa hambatan. Setelah eksekusi selesai, data transaksi dikirim ke DuskDS untuk pembuktian akhir dalam bentuk blob melalui batcher.
Pembagian tugas ini sendiri masuk akal—privasi dan logika kepatuhan dijalankan di lingkungan native, sementara kompatibilitas EVM menyediakan pintu masuk arus lalu lintas di lapisan atas. Masing-masing menjalankan perannya. Namun “masuk akal” tidak otomatis berarti sudah tervalidasi.
Masalah kuncinya adalah: berapa banyak aplikasi yang dideploy di masing-masing lingkungan tersebut? Menurut informasi yang dipublikasikan, di testnet DuskEVM sudah ada 17 proyek DeFi yang dideploy, tetapi jumlah aplikasi, proporsi, dan jenis aplikasi di lingkungan native DuskVM saat ini belum terlihat data statistik yang jelas. Tanpa data distribusi aplikasi, “pembagian tugas yang masuk akal” masih berhenti pada tingkat desain arsitektur. Logika arsitektur bisa ditarik kesimpulannya, tetapi efektivitas ekosistem hanya bisa dijawab dengan data.
#dusk $DUSK
Dokumentasi resmi posisinya sangat jelas. DuskDS sebagai layer settlement dan data availability, di atasnya Dusk menyediakan dua jalur untuk smart contract: DuskVM (dulunya bernama Piecrust) menjalankan kontrak Rust/WASM, dieksekusi langsung di Dusk L1; sementara DuskEVM adalah environment eksekusi ekuivalen EVM berbasis OP Stack, yang menyelesaikan settlement dan data availability melalui DuskDS.
Pembagian tugas dari dua sistem ini bukanlah duplikasi pembangunan.
DuskVM ditujukan untuk bisnis tingkat protokol. Ia memuat logika settlement privasi dari dua model transaksi, Phoenix/Moonlight. Kontrak dikompilasi menjadi WASM, bukan bytecode EVM, sehingga secara alami selaras dengan sistem pembuktian zero-knowledge. Jika perlu memanggil kemampuan privasi tingkat bawah, gunakan DuskVM.
DuskEVM adalah “lapisan kompatibilitas”. Pengembang yang sudah terbiasa dengan Solidity tidak perlu melakukan refactor kode; mereka bisa langsung menggunakan tool yang familiar seperti Hardhat dan Foundry, bahkan wallet MetaMask pun bisa terintegrasi tanpa hambatan. Setelah eksekusi selesai, data transaksi dikirim ke DuskDS untuk pembuktian akhir dalam bentuk blob melalui batcher.
Pembagian tugas ini sendiri masuk akal—privasi dan logika kepatuhan dijalankan di lingkungan native, sementara kompatibilitas EVM menyediakan pintu masuk arus lalu lintas di lapisan atas. Masing-masing menjalankan perannya. Namun “masuk akal” tidak otomatis berarti sudah tervalidasi.
Masalah kuncinya adalah: berapa banyak aplikasi yang dideploy di masing-masing lingkungan tersebut? Menurut informasi yang dipublikasikan, di testnet DuskEVM sudah ada 17 proyek DeFi yang dideploy, tetapi jumlah aplikasi, proporsi, dan jenis aplikasi di lingkungan native DuskVM saat ini belum terlihat data statistik yang jelas. Tanpa data distribusi aplikasi, “pembagian tugas yang masuk akal” masih berhenti pada tingkat desain arsitektur. Logika arsitektur bisa ditarik kesimpulannya, tetapi efektivitas ekosistem hanya bisa dijawab dengan data.
#dusk $DUSK
