26 Agustus: Pengamatan Pasar—Dua Sinyal Kunci yang Perlu Diwaspadai
Rekan-rekan, dalam pergerakan pasar pada 26 Agustus, kami melihat dua tanda keanehan yang perlu mendapat perhatian lebih.
Pertama adalah perubahan yang signifikan pada indikator sentimen pasar. Dalam waktu belakangan, indeks ketakutan keserakahan (greed & fear) telah melonjak cepat hingga mencapai 64. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pada tahap awal bull market, investor biasanya mengalami peralihan psikologis dari terus menunggu menjadi ragu-ragu secara bertahap. Pada fase ini, indeks tersebut umumnya hanya bertahan di kisaran 30 hingga 40. Selain itu, pada tahap awal, dana utama (main funds) biasanya juga tidak terlalu ingin menarik banyak investor pengikut untuk masuk.
Kedua adalah sinyal yang berasal dari data likuidasi di platform perdagangan. Baru minggu lalu, semua bursa secara bersama-sama mengalami peristiwa likuidasi short (short squeeze) terbesar dalam sejarah. Umumnya, pada awal bull market, kenaikan harga sering dilakukan dengan tenang, tanpa banyak gejolak. Namun, dinamika dari tren belakangan ini terasa terlalu besar, sehingga kita tidak bisa tidak mempertanyakan risiko adanya upaya menggiring—yakni menggunakan likuidasi paksa short untuk menarik para buyer/long masuk sebagai “penyerap” (bag holder).
Berdasarkan dua kondisi di atas, kita dapat menetapkan indikator pengamatan kunci. Jika pada pergerakan pasar berikutnya, BTC tidak mampu menembus ke atas secara cepat pada level kunci 83000, maka menurut saya, ekspektasi keseluruhan untuk skenario bullish ke depannya akan turun secara signifikan.
Rekan-rekan, dalam pergerakan pasar pada 26 Agustus, kami melihat dua tanda keanehan yang perlu mendapat perhatian lebih.
Pertama adalah perubahan yang signifikan pada indikator sentimen pasar. Dalam waktu belakangan, indeks ketakutan keserakahan (greed & fear) telah melonjak cepat hingga mencapai 64. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pada tahap awal bull market, investor biasanya mengalami peralihan psikologis dari terus menunggu menjadi ragu-ragu secara bertahap. Pada fase ini, indeks tersebut umumnya hanya bertahan di kisaran 30 hingga 40. Selain itu, pada tahap awal, dana utama (main funds) biasanya juga tidak terlalu ingin menarik banyak investor pengikut untuk masuk.
Kedua adalah sinyal yang berasal dari data likuidasi di platform perdagangan. Baru minggu lalu, semua bursa secara bersama-sama mengalami peristiwa likuidasi short (short squeeze) terbesar dalam sejarah. Umumnya, pada awal bull market, kenaikan harga sering dilakukan dengan tenang, tanpa banyak gejolak. Namun, dinamika dari tren belakangan ini terasa terlalu besar, sehingga kita tidak bisa tidak mempertanyakan risiko adanya upaya menggiring—yakni menggunakan likuidasi paksa short untuk menarik para buyer/long masuk sebagai “penyerap” (bag holder).
Berdasarkan dua kondisi di atas, kita dapat menetapkan indikator pengamatan kunci. Jika pada pergerakan pasar berikutnya, BTC tidak mampu menembus ke atas secara cepat pada level kunci 83000, maka menurut saya, ekspektasi keseluruhan untuk skenario bullish ke depannya akan turun secara signifikan.
