Berita AI, IBM mengumumkan prosesor host generasi baru dengan arsitektur ganda di ajang Hot Chips, untuk pertama kalinya memungkinkan satu chip yang sama menjalankan instruksi native IBM Host dan instruksi Arm secara bersamaan, serta dapat beralih di antara dua arsitektur dengan kecepatan skala nanodetik tanpa perlu simulasi atau konversi.
Sorotan utama:
① Chip inti arsitektur ganda: setiap inti prosesor dapat mengeksekusi instruksi IBM Z dan Arm secara native, memungkinkan perpindahan dengan skala nanodetik, tanpa menggunakan inti heterogen terpisah atau metode simulasi tradisional.
② Proses manufaktur dan performa kelas atas: menggunakan proses manufaktur 2 nanometer yang canggih, frekuensi lebih dari 5,7 GHz, dengan akselerator inferensi AI terintegrasi dan cache berkapasitas besar.
③ Integrasi ekosistem: saat perusahaan menjalankan sistem IBM Z (mis. z/OS) dan LinuxONE, mereka dapat langsung mengakses ekosistem perangkat lunak Arm yang sangat besar serta kerangka pengembangan AI.
Chip ini menggunakan proses 2 nanometer, dilengkapi 11 inti, dengan frekuensi dasar melebihi 5,7 GHz, serta mengintegrasikan akselerator inferensi AI yang dapat menjalankan tugas AI secara langsung dalam proses pemrosesan transaksi keuangan, seperti deteksi penipuan.
Tindakan ini berarti lembaga seperti bank tidak perlu menulis ulang kode host puluhan tahun yang lalu, dan tidak perlu men-deploy server AI independen tambahan, sehingga ekosistem perangkat lunak AI modern dapat diperkenalkan ke sistem host.
IBM menyatakan bahwa prosesor ini merupakan hasil penting pertama dari kerja sama mereka dengan Arm yang dimulai pada April 2026. Dengan dukungan arsitektur Arm, IBM mainframe akan dapat terhubung langsung ke ekosistem perangkat lunak Arm yang luas serta kerangka pengembangan AI.
Saat ini, banyak lembaga keuangan besar di seluruh dunia masih sangat bergantung pada sistem mainframe. Inti dari penataan IBM kali ini bukan untuk menggantikan mainframe tradisional, melainkan memperpanjang masa pakainya melalui pengenalan kemampuan Arm dan AI. Namun, chip ini saat ini belum mengumumkan waktu peluncuran yang spesifik, sehingga penerapan komersial masih perlu menunggu perkembangan berikutnya.
