Bitcoin menembus $81.000 dan memicu “keserakahan ekstrem”
Apakah pemulihan teknis atau lahirnya siklus bullish baru?
#bitcoin sempat melewati $81.000 sebelum akhirnya menetap di atas level support $80.000, didorong oleh salah satu candle mingguan bullish terbesar dalam sejarahnya (+$16.000).
Pemicu utamanya disebabkan oleh pengumuman buyback obligasi oleh Kementerian Keuangan (Treasury) AS yang akan dimulai pada 9 September; kabar itu menyuntikkan kepercayaan ke pasar, mendorong Indeks Fear & Greed menuju “Keserakahan ekstrem” (83), serta mempercepat masuknya modal ke ETF spot.
Kontroversi: Perubahan tren atau ilusi?
Prospek bullish: Justin d'Anethan (Arctic Digital) menyarankan bahwa pelonggaran kebijakan moneter dari Treasury dan sinyal kuat pergeseran tren pada grafik menandai transisi dari fase akumulasi menuju siklus bullish baru.
Sikap hati-hati: Analis Presto Research dan BTSE menilai ini hanyalah “rally pemulihan” biasa. Mereka menyoroti likuiditas yang terbatas dan meminta bukti bahwa Bitcoin mampu bertahan di kisaran $100.000 selama sebulan, disertai pemotongan suku bunga oleh The Fed, sebelum menyatakan pasar bullish yang benar-benar resmi.
Kunci makro yang menjadi sorotan
Data inflasi (PCE): Ini akan menjadi penentu utama minggu ini untuk menilai apakah Federal Reserve masih punya ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Tekanan di pasar obligasi: Imbal hasil (yield) obligasi tenor 30 tahun pada level tertinggi sejak 2007 menunjukkan bahwa kondisi keuangan global masih tetap ketat bagi aset berisiko.
#BTC #CryptoNews
$BTC
$SOL
$XRP
Apakah pemulihan teknis atau lahirnya siklus bullish baru?
#bitcoin sempat melewati $81.000 sebelum akhirnya menetap di atas level support $80.000, didorong oleh salah satu candle mingguan bullish terbesar dalam sejarahnya (+$16.000).
Pemicu utamanya disebabkan oleh pengumuman buyback obligasi oleh Kementerian Keuangan (Treasury) AS yang akan dimulai pada 9 September; kabar itu menyuntikkan kepercayaan ke pasar, mendorong Indeks Fear & Greed menuju “Keserakahan ekstrem” (83), serta mempercepat masuknya modal ke ETF spot.
Kontroversi: Perubahan tren atau ilusi?
Prospek bullish: Justin d'Anethan (Arctic Digital) menyarankan bahwa pelonggaran kebijakan moneter dari Treasury dan sinyal kuat pergeseran tren pada grafik menandai transisi dari fase akumulasi menuju siklus bullish baru.
Sikap hati-hati: Analis Presto Research dan BTSE menilai ini hanyalah “rally pemulihan” biasa. Mereka menyoroti likuiditas yang terbatas dan meminta bukti bahwa Bitcoin mampu bertahan di kisaran $100.000 selama sebulan, disertai pemotongan suku bunga oleh The Fed, sebelum menyatakan pasar bullish yang benar-benar resmi.
Kunci makro yang menjadi sorotan
Data inflasi (PCE): Ini akan menjadi penentu utama minggu ini untuk menilai apakah Federal Reserve masih punya ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Tekanan di pasar obligasi: Imbal hasil (yield) obligasi tenor 30 tahun pada level tertinggi sejak 2007 menunjukkan bahwa kondisi keuangan global masih tetap ketat bagi aset berisiko.
#BTC #CryptoNews
$BTC
$SOL
$XRP

