Dampak dari topan kali ini “Shadel”, saya menunggu di bandara sambil menunggu penerbangan yang tertunda. Pengumuman diputar setiap sepuluh menit: “Mohon maaf atas keterlambatan ini,” lalu dari “Perkiraan tertunda satu jam” diubah menjadi “dua jam”, dan akhirnya langsung menjadi “Mohon bersabar.” Di sebelah saya, om yang marah menelepon layanan pelanggan: “Pada akhirnya jadi terbang atau tidak?” Petugas menjawab: “Karena kondisi cuaca, kami juga sedang menunggu instruksi terbaru.” Tiba-tiba saya duduk di sana dan berpikir—apakah keadaan “selalu menunggu hasil akhir” itu bukan masalah finalitas yang dialami banyak blockchain?
Pada dasarnya, konfirmasi transaksi di kebanyakan chain PoS juga seperti “tunggu dulu” — menunggu blok-blok berikutnya tersambung, menunggu probabilitas fork turun cukup rendah, barulah berani bilang bahwa uang itu benar-benar sudah masuk. Masalahnya, Anda tidak tahu harus menunggu berapa lama.
Whitepaper Dusk menjelaskan Rolling Finality (finalitas bergulir). Hal ini memecah proses tersebut menjadi empat tingkat status: Accepted (diterima), Attested (dibuktikan/diobservasi), Confirmed (dikonfirmasi), dan Final (final). Accepted hanya punya bukti keberhasilan, tetapi masih bisa digantikan oleh blok dari ronde yang lebih rendah; Attested berarti semua iterasi sebelumnya gagal, sehingga blok ini tidak bisa digantikan oleh blok lain pada ronde yang sama; Confirmed berarti sudah ada cukup banyak blok setelahnya, sehingga kecuali nenek moyangnya di-rollback, pada dasarnya sudah aman; Final adalah penguncian total—dalam kondisi apa pun, tidak dapat dibalik.
Data yang mendukung kebutuhan desain ini: secara teori, sebuah blok paling banyak dapat menjalankan 50 iterasi. Jika 16 kali berturut-turut gagal, protokol akan masuk mode darurat—semua timeout ditutup, iterasi berlangsung tanpa batas sampai menghasilkan blok. Angka 50 adalah batas konfigurasi akhir, tetapi dalam mode darurat, jalur terbuka akan tetap berjalan.
Jujur saja, dulu saya melihat proyek lain menjelaskan “finalitas” dan selalu merasa seperti pengumuman bandara—dikatakan saja, tapi rasanya tidak ada gunanya. Dengan sistem empat tingkat dari Dusk, untuk pertama kalinya saya merasa bahwa finalitas bisa dikuantifikasi dan diprediksi. Dari Accepted hingga Final, tiap level punya kondisi matematis yang jelas, bukan sekadar “menunggu” yang disamarkan.
Hari ini, penerbangan saya akhirnya berangkat setelah tertunda empat jam. Kalau finalitas blockchain juga bergantung pada “menunggu” seperti di bandara, siapa yang berani memakainya untuk settlement keuangan? Dusk memecah “tidak dapat dibalik” menjadi empat jenjang, dan setiap jenjang punya aturan yang jelas—kepastian seperti inilah yang seharusnya ada untuk level keuangan. #dusk $DUSK @Dusk
Pada dasarnya, konfirmasi transaksi di kebanyakan chain PoS juga seperti “tunggu dulu” — menunggu blok-blok berikutnya tersambung, menunggu probabilitas fork turun cukup rendah, barulah berani bilang bahwa uang itu benar-benar sudah masuk. Masalahnya, Anda tidak tahu harus menunggu berapa lama.
Whitepaper Dusk menjelaskan Rolling Finality (finalitas bergulir). Hal ini memecah proses tersebut menjadi empat tingkat status: Accepted (diterima), Attested (dibuktikan/diobservasi), Confirmed (dikonfirmasi), dan Final (final). Accepted hanya punya bukti keberhasilan, tetapi masih bisa digantikan oleh blok dari ronde yang lebih rendah; Attested berarti semua iterasi sebelumnya gagal, sehingga blok ini tidak bisa digantikan oleh blok lain pada ronde yang sama; Confirmed berarti sudah ada cukup banyak blok setelahnya, sehingga kecuali nenek moyangnya di-rollback, pada dasarnya sudah aman; Final adalah penguncian total—dalam kondisi apa pun, tidak dapat dibalik.
Data yang mendukung kebutuhan desain ini: secara teori, sebuah blok paling banyak dapat menjalankan 50 iterasi. Jika 16 kali berturut-turut gagal, protokol akan masuk mode darurat—semua timeout ditutup, iterasi berlangsung tanpa batas sampai menghasilkan blok. Angka 50 adalah batas konfigurasi akhir, tetapi dalam mode darurat, jalur terbuka akan tetap berjalan.
Jujur saja, dulu saya melihat proyek lain menjelaskan “finalitas” dan selalu merasa seperti pengumuman bandara—dikatakan saja, tapi rasanya tidak ada gunanya. Dengan sistem empat tingkat dari Dusk, untuk pertama kalinya saya merasa bahwa finalitas bisa dikuantifikasi dan diprediksi. Dari Accepted hingga Final, tiap level punya kondisi matematis yang jelas, bukan sekadar “menunggu” yang disamarkan.
Hari ini, penerbangan saya akhirnya berangkat setelah tertunda empat jam. Kalau finalitas blockchain juga bergantung pada “menunggu” seperti di bandara, siapa yang berani memakainya untuk settlement keuangan? Dusk memecah “tidak dapat dibalik” menjadi empat jenjang, dan setiap jenjang punya aturan yang jelas—kepastian seperti inilah yang seharusnya ada untuk level keuangan. #dusk $DUSK @Dusk

