#bitcoin dan emas: Dua aset langka dalam dekade mendatang
Bitcoin sedang memasuki fase kenaikan kembali yang lebih cepat. Pada 25/8, BTC telah menembus 80.000 USD, sempat mencapai lebih dari 81.200 USD, sementara emas mendekati 4.700 USD/ounce. Pendorong utama berasal dari ekspektasi USD melemah, kekhawatiran utang pemerintah AS dan kebijakan dukungan pasar obligasi dari Treasury.
Dalam 10 tahun ke depan, jika tren utang pemerintah meningkat—likuiditas mengembang—USD melemah—dan lembaga-lembaga terus menambah alokasi untuk aset langka, maka Bitcoin berpotensi naik lebih cepat dibanding emas.
Ini adalah skenario jangka panjang sebagai referensi, bukan ramalan yang pasti. Untuk Bitcoin, Bitwise saat ini menargetkan 1,3 juta USD pada 2035, setara dengan CAGR sekitar 28,3%.
Untuk emas, JPMorgan saat ini memperkirakan sekitar 6.000 USD pada akhir 2026 dan 6.300 USD pada akhir 2027, berdasarkan kebutuhan bank sentral, diversifikasi cadangan, dan kekhawatiran terhadap fiskal AS.
Perbedaannya: emas cocok untuk peran mempertahankan daya beli, sedangkan Bitcoin memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar namun risikonya juga lebih tinggi.
Jika tren saat ini berlanjut, dekade mendatang bisa menjadi persaingan antara “emas digital” dan emas tradisional dalam perannya sebagai aset penyimpan nilai global.