#OilHoldsLosses Afrika sering digambarkan sebagai benua yang kaya sumber daya alam, tetapi kisah yang lebih dalam adalah tentang siapa yang mengendalikan sumber daya tersebut, siapa yang memperoleh keuntungan darinya, dan seberapa banyak nilai yang tersisa dalam perekonomian Afrika setelah penambangan. Benua ini memiliki simpanan besar emas, berlian, kobalt, tembaga, uranium, minyak, gas alam, platinum, bijih besi, dan mineral lainnya, beserta sumber daya pertanian utama seperti kakao, kopi, teh, dan kapas. Sumber daya ini telah menjadikan Afrika pusat perdagangan global selama berabad-abad. Jauh sebelum perusahaan multinasional modern datang, emas, garam, gading, dan komoditas Afrika lainnya telah bergerak melalui jaringan perdagangan regional dan internasional yang luas. Namun, pada masa pemerintahan kolonial Eropa, pengambilan sumber daya Afrika menjadi sangat terkait dengan sistem yang dirancang untuk menguntungkan kekuasaan kolonial, dengan bahan mentah yang kerap diekspor sementara pembangunan industri dan manufaktur tetap terbatas di dalam koloni.