Akhirnya saya menunggu momen masuknya kue besar, saya masuk long 803. Saya taruh stop loss di 793. Nanti malam lihat apakah ETF bisa memberi tenaga untuk tembus 830. Saya cek ETF dalam beberapa waktu terakhir, semuanya beli mendadak-mendadak (tut-tut tut), malam ini lanjut beli, lihat apakah bisa tembus 830. Saya perkirakan jam 3 sore saat sesi Eropa (open) kue besar akan mulai tut-tut tut, cuma tidak tahu dia tut-tut sampai mana—apakah tembus 812, atau seperti beberapa hari lalu langsung ditarik 2000-3000 poin, langsung gebrak tembus 830!
Saya rasa rugi 1000 untuk makan 2700 poin, rasio untung-rugi 1:2.7, menurut saya logika tradingnya sangat menguntungkan. Kalau ternyata salah dan dipukul, ya terima saja.
Saya sangat jarang masuk short; menebak puncak dan menebak dasar itu sulit, tidak ada yang bisa direplikasi. Trading yang mengikuti arus biasanya bisa dapat lebih banyak, dan juga tidak terlalu mudah “mati”.
Sudah ada beberapa teman koin yang mulai menghubungi saya, nanya apakah bisa mengajari kontrak. Maaf ya, saya dan BTB riset investasi tidak mengajari kontrak—yang kami ajarkan trading spot. Trading spot saja pun kalau tidak menghasilkan uang, apalagi kontrak—kontrak mati lebih cepat! Misalnya, kenaikan kali ini saya sudah memprediksi dari awal akan naik, hanya saja saya tidak menyangka bakal ditarik sejauh itu. Tapi ini tidak menghalangi saya memegang spot kue besar yang saya punya; saya malah berharap September langsung ditarik ke 126. Jadi di hati saya tidak ada gejolak. Tapi kalau kamu saat awal kenaikan malah lari buka short di 650-670, sekarang pasti susah banget rasanya. Entah kue besar maupun altcoin, arah semua salah; kalau bikin kontrak apa pun, tren juga tidak sesuai. Apalagi kalau bikin kontrak tanpa stop loss, ujung-ujungnya pasti rugi parah. Jadi tidak perlu belajar kontrak—fokuskan saja trading spot dengan baik.
Tapi saya harus mengakui, kontrak memang bisa dikerjakan dengan benar. Kalau bisa menghasilkan profit yang berkelanjutan, tidak perlu modal besar—100, 1000 minyak. Dengan rasio win rate 50% atau 40% sekalipun, rasio untung-rugi bisa dipastikan 1:3. Artinya, melakukan 3 trade: untung 1, rugi 2. Misal sekali rugi 100 minyak, sekali untung 300 minyak. Kalau hitung dengan win rate, rugi dua kali = 200 minyak, untung satu kali = 300 minyak, bersih untung 100 minyak. Naikkan levelnya untuk meningkatkan win rate dan rasio untung-rugi. Di level lanjut sampai 18, bahkan strategi ikut tren maupun lawan tren juga bisa dimakan. Selama bisa menjaga ritme dan waktu seperti itu, saya tidak berani bilang pasti bebas finansial, tapi setidaknya uang sayang (nggak kelaparan) pasti ada.
Itu semua adalah jalur lengkap membuat kontrak, sampai ke “ilmu” terujung. Kalau kamu tidak paham, atau kalau pemahaman itu belum ada, saya tetap menyarankan jangan sentuh kontrak—karena akhirnya bakal habis rugi.
$BTC
Saya rasa rugi 1000 untuk makan 2700 poin, rasio untung-rugi 1:2.7, menurut saya logika tradingnya sangat menguntungkan. Kalau ternyata salah dan dipukul, ya terima saja.
Saya sangat jarang masuk short; menebak puncak dan menebak dasar itu sulit, tidak ada yang bisa direplikasi. Trading yang mengikuti arus biasanya bisa dapat lebih banyak, dan juga tidak terlalu mudah “mati”.
Sudah ada beberapa teman koin yang mulai menghubungi saya, nanya apakah bisa mengajari kontrak. Maaf ya, saya dan BTB riset investasi tidak mengajari kontrak—yang kami ajarkan trading spot. Trading spot saja pun kalau tidak menghasilkan uang, apalagi kontrak—kontrak mati lebih cepat! Misalnya, kenaikan kali ini saya sudah memprediksi dari awal akan naik, hanya saja saya tidak menyangka bakal ditarik sejauh itu. Tapi ini tidak menghalangi saya memegang spot kue besar yang saya punya; saya malah berharap September langsung ditarik ke 126. Jadi di hati saya tidak ada gejolak. Tapi kalau kamu saat awal kenaikan malah lari buka short di 650-670, sekarang pasti susah banget rasanya. Entah kue besar maupun altcoin, arah semua salah; kalau bikin kontrak apa pun, tren juga tidak sesuai. Apalagi kalau bikin kontrak tanpa stop loss, ujung-ujungnya pasti rugi parah. Jadi tidak perlu belajar kontrak—fokuskan saja trading spot dengan baik.
Tapi saya harus mengakui, kontrak memang bisa dikerjakan dengan benar. Kalau bisa menghasilkan profit yang berkelanjutan, tidak perlu modal besar—100, 1000 minyak. Dengan rasio win rate 50% atau 40% sekalipun, rasio untung-rugi bisa dipastikan 1:3. Artinya, melakukan 3 trade: untung 1, rugi 2. Misal sekali rugi 100 minyak, sekali untung 300 minyak. Kalau hitung dengan win rate, rugi dua kali = 200 minyak, untung satu kali = 300 minyak, bersih untung 100 minyak. Naikkan levelnya untuk meningkatkan win rate dan rasio untung-rugi. Di level lanjut sampai 18, bahkan strategi ikut tren maupun lawan tren juga bisa dimakan. Selama bisa menjaga ritme dan waktu seperti itu, saya tidak berani bilang pasti bebas finansial, tapi setidaknya uang sayang (nggak kelaparan) pasti ada.
Itu semua adalah jalur lengkap membuat kontrak, sampai ke “ilmu” terujung. Kalau kamu tidak paham, atau kalau pemahaman itu belum ada, saya tetap menyarankan jangan sentuh kontrak—karena akhirnya bakal habis rugi.
$BTC

