BTC menembus 80.000 dolar, ujian sesungguhnya baru dimulai

Baru saja saya melihat BTC menembus 80.000 dolar. Kenaikan intraday mendekati 5%, dan harga sempat menyentuh 81.104 dolar. Dibandingkan dengan ekspektasi pada gambar, tembusnya 80.000 dolar kini sudah bukan lagi tentang “apakah bisa menembus”, melainkan tentang apakah setelah menembus, harga benar-benar bisa bertahan.

Kenaikan kali ini tidak hanya didorong oleh sentimen. ETF spot BTC AS pekan lalu terus mencatat arus dana masuk bersih secara beruntun, total mendekati 2 miliar dolar AS. Di antaranya, BlackRock IBIT mencatat arus masuk sekitar 1 miliar dolar dalam satu minggu; ditambah dengan penutupan posisi short (short covering), pelemahan dolar AS, serta Departemen Keuangan AS yang memperluas operasi repo obligasi jangka panjang, ekspektasi likuiditas untuk aset berisiko pun membaik secara nyata.

Namun, setelah kenaikan beruntun, pasti akan ada peningkatan order ambil untung di jangka pendek. Ke depan, saya akan fokus pada dua area: apakah di atas 82.000 dolar bisa ditembus dengan volume yang lebih besar, dan apakah area 78.000—80.000 dolar di bawahnya bisa beralih dari zona tekanan menjadi zona dukungan. Jika mampu bertahan di atas 80.000, peluang tren untuk terus bergerak naik dan menguji level lebih tinggi masih ada; tetapi jika turun cepat kembali ke bawah 78.000 dolar, harus diwaspadai apakah penembusan kali ini berubah menjadi jebakan (bull trap).

Selain itu, Konferensi Tahunan The Jackson Hole Global Central Bank Meeting 2026 akan digelar pada 27 hingga 29 Agustus. Pernyataan Ketua The Fed berpotensi kembali memengaruhi dolar AS, suku bunga, dan preferensi terhadap risiko.

Jadi sekarang tidak cukup hanya melihat judul “BTC menembus 80.000”. Yang benar-benar menentukan sejauh mana pergerakan bisa berlanjut adalah apakah dana dari ETF bisa terus berlanjut masuk, apakah transaksi spot bisa mengikuti, dan apakah level psikologis 80.000 dolar mampu menahan ketika terjadi pullback.#BTC触及80000美元