Semua orang mengira Strategi hanya menang ketika terus membeli $BTC , tetapi nyatanya pekan lalu membuktikan asumsi itu bisa menjadi jebakan yang mahal.

Banyak trader FOMO ke headline seperti “pembelian institusional kembali,” lalu panik ketika arus melambat. Risikonya adalah menyamakan aktivitas beli sebuah perusahaan dengan kekuatan seluruh pasar.

Berikut 3 hal yang layak diperhatikan secara saksama: 1) $BTC naik kira-kira 25% minggu lalu tanpa Strategy membeli satu koin pun, yang berarti pergerakan itu bukan cuma didorong oleh satu pembeli besar. Anggap saja seperti mobil yang masih terus melaju setelah pengemudi mengangkat pedal gas. Itu menunjukkan momentum mungkin lebih luas daripada yang terlihat.

2) Posisi 840K+ $BTC milik Strategy kini kembali masuk ke keuntungan yang belum direalisasikan, sehingga mengubah tekanan pada neraca. Bernstein juga mencatat cadangan perusahaan yang diperkuat sekarang menutupi sekitar 2,8 tahun dividen. Ini penting karena mengurangi risiko “lonjakan paksa” yang sebelumnya dikhawatirkan banyak trader di awal musim panas.

3) Kesalahan berikutnya adalah menganggap pembelian akan otomatis berlanjut. Bernstein memperkirakan pembelian $BTC bisa berlanjut jika $STRC pulih mendekati par, tetapi itu merupakan kondisi, bukan jaminan. Untuk $MSTR para pengamat, setup yang lebih rapi memang nyata, tetapi waktunya tetap bergantung pada struktur pasar dan kondisi pendanaan.

Apakah para trader meremehkan betapa berbeda setup ini sekarang?

#Bitcoin #CryptoMarkets #BTC