Tidak memberi jalan belakang malah dituduh “sarang kejahatan”, Durov balas dengan cara yang sangat memuaskan.

Pendiri Telegram angkat bicara: platform mereka dicap sebagai “tempat pencucian kejahatan” hanya karena menolak bersikap manjakan politik—pemeriksaan ilegal dan pemantauan “jalan belakang”, semuanya tidak akan dilakukan. Sekalian sindiran: pejabat tiba-tiba jadi peduli soal kejahatan dan perlindungan anak, tapi mereka menargetkan platform yang tidak kooperatif saja 🤡

Yang paham pasti paham: masa keemasan perusahaan besar yang menurut semuanya aman-aman saja, sementara yang keras menentang enkripsi justru terus dijadikan sasaran. Soal privasi, itu tidak pernah datang dari pemberian—melainkan direbut. #Telegram $TON