Pertama kali masuk ke Infinex, saya memperlakukannya seolah itu proyek yang mencoba mempermudah DeFi dan selesai. Lalu saya sempat berhenti sebentar di ide itu. Kita punya likuiditas, protokol, dan produk yang cukup, tapi pengguna masih perlu memahami jaringan, Gas, bridge, tanda tangan, dan wallet. Jadi saya mulai bertanya pada diri sendiri: mungkin masalahnya bukan pernah kekurangan DeFi, tapi pada cara kita sampai kepadanya.
Di sini, Smart Accounts dan Passkeys buat saya lebih dari sekadar UX. Ini upaya membuat kerumitan menghilang dari tampilan, tanpa menghilangkan kepemilikan pengguna atas asetnya. Tapi setiap kali kerumitan disembunyikan, muncul pertanyaan lain: apa saja hal yang jadi ikut tersembunyi? Di mana batas Smart Account itu? Dan siapa yang menanggung risiko kalau terjadi sesuatu yang tak terduga?
Kemudian saya sampai ke INX, dan di titik ini pandangan saya berubah total. Saya tidak lagi cukup hanya melihat Utility atau Governance lalu bilang, bagus. Saya ingin tahu apakah aktivitas itu sendiri di dalam Infinex benar-benar menghasilkan nilai yang kembali ke token. Karena produk bisa saja berkembang, pendapatan naik, dan pengguna bertambah, sementara di sisi lain supply dan Unlock menekan token.
Karena itu, saya memantau hubungan di antara semuanya—lebih dari sekadar angka tunggal. Apakah penggunaan bertumpuk lebih cepat daripada supply? Dan apakah likuiditas serta pendapatan yang ikut menumpuk membuat Infinex menjadi lebih sulit untuk diganti?
Jujur saja, saya belum mengambil kesimpulan. Mungkin ada detail dalam ekonomi token INX yang belum saya beri bobot yang tepat, dan saya ingin mendengar dari seseorang yang memahami modelnya dari dalam lebih baik daripada saya.
$INX $VELVET