Untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, Amerika Serikat menempatkan sanksi sekunder sebagai inti dari strateginya. Pernyataan terbaru dari Sekretaris Bessent menyoroti fokus tersebut, disertai peringatan tegas bahwa tidak ada siapa pun yang berada di luar jangkauan sanksi AS.

Para jurnalis secara khusus menanyakan apakah China dan entitas-entitas Tiongkok mungkin menjadi target dari langkah-langkah yang akan datang ini. Respons yang diberikan kepada pers hanya berupa: tunggu dan lihat bagaimana situasi berkembang.

Di balik layar, AS menggunakan diplomasi yang tenang untuk memastikan bahwa negara-negara lain memahami dengan jelas ekspektasi baru ini. Sekretaris Bessent menekankan bahwa memberi organisasi yang saat ini beroperasi di wilayah abu-abu waktu yang cukup untuk menyesuaikan praktik mereka tetap menjadi prioritas. Ia menyatakan keinginan yang jelas untuk menghindari meledakkan jaringan keuangan yang lebih luas, termasuk dengan tidak memaksa kelompok-kelompok tertentu untuk meninggalkan sistem dolar secara mendadak.

#ekonomi #pasarm #economicfury #china