Senja mungkin telah menyelesaikan salah satu masalah terbesar yang dihadapi L1 khusus: membuat pengembang benar-benar peduli.

DuskEVM kini sudah live di testnet.

Sekilas, “kompatibilitas EVM” terdengar seperti fitur blockchain lainnya.

Namun menurut saya, kisah yang lebih besar adalah apa yang dilakukan Dusk dengannya.

Pengembang dapat menggunakan Solidity dan berbagai alat EVM yang sudah familiar, sementara Dusk tetap fokus pada sesuatu yang tidak dirancang secara khusus oleh kebanyakan rantai tujuan umum:

pasar keuangan yang teregulasi.

Itu menciptakan kombinasi yang menarik.

Di satu sisi, Anda memiliki ekosistem pengembang EVM yang sudah ada.

Di sisi lain, Anda memiliki infrastruktur Dusk untuk privasi, kepatuhan, penyelesaian yang deterministik, serta aset yang teregulasi.

Dan DuskEVM berada di tengah keduanya.

Bagian pentingnya adalah ini bukan sekadar upaya menarik lebih banyak smart contract.

Jika pengembang bisa membangun aset tokenisasi, aplikasi perdagangan, dan infrastruktur keuangan menggunakan alat yang familiar—sambil mengakses kemampuan privasi dan penyelesaian milik Dusk—maka pasar pembangun yang bisa dijangkau menjadi jauh lebih besar.

Tapi ada bagian yang sangat saya perhatikan:

Aktivitas di testnet bukanlah adopsi.

Tonggak nyata bukanlah seberapa banyak kontrak yang berhasil dideploy.

Melainkan apakah pengembang mengubah kontrak-kontrak itu menjadi aplikasi yang menarik pengguna nyata, aset nyata, dan aktivitas keuangan nyata.

Jika itu terjadi, DuskEVM bisa menjadi lebih dari sekadar lapisan EVM.

Ia bisa menjadi gerbang bagi pengembang untuk masuk ke ekosistem keuangan Dusk yang teregulasi.

Menurut Anda, kompatibilitas EVM bisa menjadi katalis yang akhirnya membawa para pembangun serius ke Dusk?
@Dusk #dusk $DUSK