KEMENTERIAN KEUANGAN AS MUNGKIN PUNYA BAZOOKA $1 TRILIUN.
Dan jika Bessent benar-benar menerapkannya, dampaknya bisa melampaui obligasi.
Kementerian Keuangan berpotensi memanfaatkan Hampir $1T Rekening Umum Treasury (Treasury General Account) untuk memperluas pembelian kembali obligasi jangka panjang.
Sasarannya?
Mendorong harga obligasi naik.
Menekan imbal hasil (yield) jangka panjang turun.
Mendukung pasar Treasury.
Dan melakukannya tanpa harus memerlukan Federal Reserve turun tangan secara langsung.
Skala inilah yang membuat ini luar biasa.
Kementerian Keuangan baru saja menggandakan ukuran program pembelian kembali dari $2B menjadi setidaknya $4B per operasi.
Tapi bantuan itu memudar dengan cepat.
Imbal hasil Treasury 30Y kembali menuju 5,25%.
Itu memberi tahu Anda sesuatu yang penting:
$4B mungkin sama sekali tidak cukup.
Program yang jauh lebih besar dapat mengubah gambaran likuiditas secara dramatis.
Dan ada sudut pandang lain yang mungkin diremehkan pasar.
Jika kas Treasury ditarik dan likuiditas mengalir kembali ke sistem keuangan, dampaknya mungkin tidak berhenti pada obligasi.
Saham bisa diuntungkan.
Kripto bisa diuntungkan.
Aset berisiko bisa diuntungkan.
Tapi ada perbedaan yang krusial:
Seluruh $1T BELUM dikomit.
Ini adalah potensi daya tembak, bukan cek stimulus $1T.
Namun, pesannya tetap kuat.
Kementerian Keuangan AS mungkin memiliki alat yang mampu mendukung pasar obligasi tanpa menunggu Fed.
Jika pasar obligasi rusak, responsnya bisa jauh lebih besar daripada $4B.
Bazooka itu ada.
Sekarang pasar menunggu apakah Bessent menarik pelatuknya.
#Bitcoin #Crypto #Treasury #Bonds #FederalReserve