🔥 Sang Raja Kembali! Bitcoin naik 23,6% dalam seminggu, catat performa mingguan terbaik sejak Maret 2023!

Minggu lalu, Bitcoin benar-benar meledak: dari sekitar $62.000 melonjak secara agresif hingga puncak $79.500. Per tanggal artikel ini diterbitkan, harganya berada di $79.248. Kenaikan mingguan mencapai 23,6%, tertinggi sejak krisis Silicon Valley Bank Maret 2023, sekaligus rekor mingguan terbaik kedua sejak Februari 2021. Ethereum bahkan lebih kuat: pada periode yang sama, naik 31,3% hingga di atas $2.520.

📋 Tiga pendorong utama saling menguatkan:

① Rekapitulasi buyback surat utang negara berlipat ganda memicu “trading depresiasi”. Menteri Keuangan Bessent mengumumkan batas maksimum penarikan kembali obligasi jangka panjang dinaikkan dari $2 miliar menjadi minimal $4 miliar, berlaku mulai 9 September. Imbal hasil obligasi tenor 30 tahun langsung anjlok, indeks dolar tembus di bawah 99, sehingga langsung menyulut antusiasme pasar terhadap “trading depresiasi mata uang”. Pendiri Coinage secara tegas mengatakan lonjakan kali ini “bukan didorong oleh leverage”, melainkan “pembelian langsung akibat peristiwa tertentu”.

② Short squeeze epik: miliaran posisi short sirna. Pada 20 Agustus, sekitar $1,44 miliar posisi short dibersihkan dalam satu hari, rasio long vs short mencapai 8,6:1. Setelah BTC menembus 72.000, lonjakan tersebut kembali memicu forced closing lebih dari $3 miliar posisi short. Kepanikan short menciptakan rangkaian pembelian berantai—itulah pemicu langsung dari lonjakan tajam kali ini.

③ Dana ETF membanjir tanpa henti. 13 ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih sebesar $1,92 miliar pada minggu lalu, menjadi rekor arus masuk mingguan tertinggi sejak Oktober 2025; ETF Ethereum mencatat arus masuk bersih $697 juta. IBIT milik BlackRock menjadi yang teratas dengan penyerapan $1,3 miliar dalam seminggu. Volume perdagangan mingguan melonjak dari $6,9 miliar menjadi $22,1 miliar, naik lebih dari 219%.

💡 Struktur kenaikan: digerakkan oleh spot, bukan leverage

Kali ini berbeda dari sebelumnya—open interest futures yang dihitung berdasarkan nilai koin secara umum tetap, sementara funding rate bertahan di level rendah. DWF Labs menyebut kenaikan ini lebih mirip “short squeeze ditambah spot buying yang menyerap pasokan”, bukan tren jangka pendek yang diperbesar oleh leverage. Struktur pasar relatif sehat; risiko utamanya adalah apakah spot buying bisa berlanjut.

📈 Bagaimana pandangan institusi?

Pendiri Bridgewater, Dalio, menyarankan mengalokasikan “sebagian kecil” Bitcoin untuk menurunkan risiko sekaligus meningkatkan potensi imbal hasil. Standard Chartered memberi sinyal bahwa target $100.000 pada akhir tahun dinilai “risikonya terlalu rendah” (terlalu konservatif). Dari 12 indikator “kapitulasi pasar Bitcoin” yang dipantau VanEck, sudah 8 indikator terpicu, dan diperkirakan proses membentuk dasar akan selesai pada periode September hingga November 2026.

Ironisnya, sobat—kamu sempat menangkap gelombang ini belum?
$BTC
$ETH