#dusk $DUSK @Dusk
Kembali ke bagian insentif dari whitepaper setelah menyelesaikan bagian konsensus.
Membacanya sekilas pertama kali, saya mengira reward blok hanya diberikan kepada siapa pun yang membangun blok tersebut. Baca kedua, asumsi itu runtuh.
Pembagian hadiahnya tidak datar. 80% untuk generator, 10% untuk komite pemungutan suara, 10% untuk Dusk, tetapi bagian generator 80% itu sendiri dipecah menjadi 70% tetap dan 10% variabel yang bergantung pada berapa banyak suara yang benar-benar mereka sertakan dalam sertifikat blok.
Lewatkan suara = kehilangan uang.
Itu bukan kecelakaan, melainkan menyelesaikan masalah spesifik.
Ini MASALAHNYA:
Generator untuk setiap iterasi dalam satu putaran sudah bisa diketahui sebelumnya.
Artinya, generator yang dijadwalkan untuk iterasi 4 punya insentif yang tenang untuk tidak hadir melakukan validasi pada iterasi 1 sampai 3.
Biarkan mereka gagal, dan iterasi 4 jadi payday mereka—bukan milik orang lain.
Protokol pada dasarnya memberi suap kepada produsen blok masa depan agar tidak menyabotase produsen blok yang ada saat ini.
Perbaikannya bukan satu tambalan, melainkan EMPAT yang disusun berlapis:
Pemilih tetap dibayar terlepas dari apakah suara mereka menang, jadi ikut serta lebih baik daripada menunggu.
Generator kehilangan porsi reward jika mereka mengecualikan suara yang sudah diketahui, jadi menyembunyikan suara juga merugikan mereka.
Siapa pun yang akan menjadi generator berikutnya secara eksplisit dilarang untuk ikut memvoting pada iterasi saat ini, sehingga menutup versi paling jelas dari exploit tersebut. Dan jumlah maksimum iterasi per putaran dibatasi, jadi hanya ada sekian banyak generator masa depan yang bernilai untuk disabotase.
Yang membuat saya sadar adalah: keempat mekanisme ini tidak bekerja sendiri-sendiri—mereka memperbaiki sudut yang berbeda dari celah insentif yang sama, bukan satu solusi bersih.
Pemilihan menentukan siapa yang mendapat kesempatan atas reward.
Lalu reward harus dibentuk agar keputusan itu tidak diam-diam menghargai perilaku buruk.
Masih penasaran: apakah keempat mekanisme ini benar-benar menutup celah insentif, atau hanya membuat sabotase menjadi kurang menguntungkan?
Dan apakah perlunya empat mitigasi ini merupakan desain mekanisme yang matang—atau justru bukti bahwa masalah predictability yang mendasarinya lebih sulit diatasi?
Kembali ke bagian insentif dari whitepaper setelah menyelesaikan bagian konsensus.
Membacanya sekilas pertama kali, saya mengira reward blok hanya diberikan kepada siapa pun yang membangun blok tersebut. Baca kedua, asumsi itu runtuh.
Pembagian hadiahnya tidak datar. 80% untuk generator, 10% untuk komite pemungutan suara, 10% untuk Dusk, tetapi bagian generator 80% itu sendiri dipecah menjadi 70% tetap dan 10% variabel yang bergantung pada berapa banyak suara yang benar-benar mereka sertakan dalam sertifikat blok.
Lewatkan suara = kehilangan uang.
Itu bukan kecelakaan, melainkan menyelesaikan masalah spesifik.
Ini MASALAHNYA:
Generator untuk setiap iterasi dalam satu putaran sudah bisa diketahui sebelumnya.
Artinya, generator yang dijadwalkan untuk iterasi 4 punya insentif yang tenang untuk tidak hadir melakukan validasi pada iterasi 1 sampai 3.
Biarkan mereka gagal, dan iterasi 4 jadi payday mereka—bukan milik orang lain.
Protokol pada dasarnya memberi suap kepada produsen blok masa depan agar tidak menyabotase produsen blok yang ada saat ini.
Perbaikannya bukan satu tambalan, melainkan EMPAT yang disusun berlapis:
Pemilih tetap dibayar terlepas dari apakah suara mereka menang, jadi ikut serta lebih baik daripada menunggu.
Generator kehilangan porsi reward jika mereka mengecualikan suara yang sudah diketahui, jadi menyembunyikan suara juga merugikan mereka.
Siapa pun yang akan menjadi generator berikutnya secara eksplisit dilarang untuk ikut memvoting pada iterasi saat ini, sehingga menutup versi paling jelas dari exploit tersebut. Dan jumlah maksimum iterasi per putaran dibatasi, jadi hanya ada sekian banyak generator masa depan yang bernilai untuk disabotase.
Yang membuat saya sadar adalah: keempat mekanisme ini tidak bekerja sendiri-sendiri—mereka memperbaiki sudut yang berbeda dari celah insentif yang sama, bukan satu solusi bersih.
Pemilihan menentukan siapa yang mendapat kesempatan atas reward.
Lalu reward harus dibentuk agar keputusan itu tidak diam-diam menghargai perilaku buruk.
Masih penasaran: apakah keempat mekanisme ini benar-benar menutup celah insentif, atau hanya membuat sabotase menjadi kurang menguntungkan?
Dan apakah perlunya empat mitigasi ini merupakan desain mekanisme yang matang—atau justru bukti bahwa masalah predictability yang mendasarinya lebih sulit diatasi?
