Apakah kalian juga memperhatikan bahwa BTC dan emas hari ini sama-sama tahan banting?
Hari ini, saham teknologi di Bursa Hong Kong, A-Saham, dan saham teknologi Korea sedang jatuh.
Namun, konsep kripto dan emas justru sangat stabil,
tidak ada sedikit pun tanda-tanda melemah.
Sekarang yang saya lihat adalah ETH, LTC, dan BTC sedang memulai serangan untuk mencapai ketinggian berikutnya,
sementara emas kembali menembus level tertinggi baru-baru ini.
Siang ini saya melihat semua saham teknologi turun,
jadi saya mengira saat malam hari saat bursa saham AS dibuka, kripto dan emas juga mungkin ikut terseret.
Karena itu, pada dasarnya saya sudah berada dalam kondisi posisi kosong (clear),
termasuk Hype yang saya minati.
Tapi malamnya saya melihat LTC dan ETH sekuat ini,
dan saya pun membeli lagi beberapa di akun trading real saya.
Saya merasa ini adalah tanda penting adanya perpindahan arus dana:
1. Dana likuiditas sudah berpindah dari saham teknologi besar di AS, Korea, dan sejenisnya, ke pasar kripto dan emas,
dan berdasarkan arus dana dari ETF, tidak terlihat ada niat untuk mundur.
2. Sebenarnya bukan hanya hari ini; pada setengah bulan sebelumnya juga terlihat adanya ketahanan aset kripto,
turun pun tidak banyak, lalu tetap bergerak mendatar atau justru naik.
Dari sisi operasi pribadi:
1. Hari ini saya membuka dua transaksi posisi berlawanan arah (countertrend), short XRP, ETH, dan BCH. Waktu itu saya merasa saham AS malam mungkin ikut turun, jadi saya lebih dulu menyiapkan beberapa target yang relatif lemah. Tapi ternyata skenarionya tidak sesuai dengan yang saya bayangkan, sehingga saya stop loss lebih awal.
2. Nanti malam saya kemudian melihat ETH dan LTC justru lebih kuat. Itu sepenuhnya menghapus logika berpikir saya bahwa “akan ikut turun bersama saham AS”. Lalu saya membuka long untuk ETH dan LTC lagi. Saat ini, LTC masih dalam kondisi rugi.
Kesimpulannya: struktur bullish besar sebaiknya menghindari membuka posisi countertrend. Kalau memang mau membuka, harus dengan ukuran kecil, leverage rendah, dan stop loss yang masuk akal. Tanyakan pada diri sendiri dulu logika membuka posisi itu apa, bukan hanya karena harga sedang turun lalu langsung ikut. Ke depannya tetap sebisa mungkin lebih banyak berpihak pada buy (long).
Hari ini, saham teknologi di Bursa Hong Kong, A-Saham, dan saham teknologi Korea sedang jatuh.
Namun, konsep kripto dan emas justru sangat stabil,
tidak ada sedikit pun tanda-tanda melemah.
Sekarang yang saya lihat adalah ETH, LTC, dan BTC sedang memulai serangan untuk mencapai ketinggian berikutnya,
sementara emas kembali menembus level tertinggi baru-baru ini.
Siang ini saya melihat semua saham teknologi turun,
jadi saya mengira saat malam hari saat bursa saham AS dibuka, kripto dan emas juga mungkin ikut terseret.
Karena itu, pada dasarnya saya sudah berada dalam kondisi posisi kosong (clear),
termasuk Hype yang saya minati.
Tapi malamnya saya melihat LTC dan ETH sekuat ini,
dan saya pun membeli lagi beberapa di akun trading real saya.
Saya merasa ini adalah tanda penting adanya perpindahan arus dana:
1. Dana likuiditas sudah berpindah dari saham teknologi besar di AS, Korea, dan sejenisnya, ke pasar kripto dan emas,
dan berdasarkan arus dana dari ETF, tidak terlihat ada niat untuk mundur.
2. Sebenarnya bukan hanya hari ini; pada setengah bulan sebelumnya juga terlihat adanya ketahanan aset kripto,
turun pun tidak banyak, lalu tetap bergerak mendatar atau justru naik.
Dari sisi operasi pribadi:
1. Hari ini saya membuka dua transaksi posisi berlawanan arah (countertrend), short XRP, ETH, dan BCH. Waktu itu saya merasa saham AS malam mungkin ikut turun, jadi saya lebih dulu menyiapkan beberapa target yang relatif lemah. Tapi ternyata skenarionya tidak sesuai dengan yang saya bayangkan, sehingga saya stop loss lebih awal.
2. Nanti malam saya kemudian melihat ETH dan LTC justru lebih kuat. Itu sepenuhnya menghapus logika berpikir saya bahwa “akan ikut turun bersama saham AS”. Lalu saya membuka long untuk ETH dan LTC lagi. Saat ini, LTC masih dalam kondisi rugi.
Kesimpulannya: struktur bullish besar sebaiknya menghindari membuka posisi countertrend. Kalau memang mau membuka, harus dengan ukuran kecil, leverage rendah, dan stop loss yang masuk akal. Tanyakan pada diri sendiri dulu logika membuka posisi itu apa, bukan hanya karena harga sedang turun lalu langsung ikut. Ke depannya tetap sebisa mungkin lebih banyak berpihak pada buy (long).
