Saya dulu mengira adopsi blockchain akan dibatasi oleh teknologi.
Semakin saya mempelajari keuangan institusional, semakin saya yakin bahwa itu tidak benar.
Yang memperlambat sistem keuangan berskala besar tidak selalu kecepatan transaksi.
Melainkan latensi pengambilan keputusan.
Setiap aset yang teregulasi melewati lapisan persetujuan, pemeriksaan kepatuhan, tanggung jawab hukum, dan peninjauan operasional sebelum apa pun benar-benar bergerak.
Itu sepenuhnya mengubah cara pandang saya terhadap DUSK.
Semakin saya mendalami Confidential Security Contracts (XSC), semakin saya berhenti menganggap privasi sebagai sorotan utama.
Sebagai gantinya, saya mulai mengajukan pertanyaan yang berbeda:
Apakah infrastruktur yang lebih baik dapat mengurangi ketidakpastian yang memperlambat keputusan institusional?
Saya terus merenungkan bagaimana pasar keuangan sebenarnya beroperasi.
Teknologi saja tidak mempercepat adopsi.
Kepercayaanlah yang mempercepat.
Ketika setiap peserta memahami tanggung jawab mereka, informasi sensitif tetap terlindungi, dan kepatuhan dapat dibuktikan tanpa paparan yang tidak perlu, pengambilan keputusan itu sendiri menjadi lebih dapat diprediksi.
Bagi saya, cara pandang seperti itu merupakan salah satu cara yang paling menarik untuk memahami DUSK.
Nilai jangka panjangnya mungkin tidak berasal dari membuat transaksi jauh lebih cepat.
Mungkin justru berasal dari terciptanya lingkungan di mana keputusan yang teregulasi dapat terjadi dengan lebih percaya diri dan dengan keraguan operasional yang lebih sedikit.
Itu adalah masalah yang jauh lebih sulit untuk dipecahkan—dan kemungkinan besar juga lebih bermakna.
@Dusk $DUSK #dusk