Dua startup pengiriman uang dapat meluncur di koridor yang sama dengan biaya yang hampir identik, namun tetap memiliki peluang kelangsungan hidup yang sama sekali berbeda.

Itulah jebakannya bagi investor: rute yang sudah familiar dan harga yang murah bisa terlihat seperti bukti adanya traksi, padahal risiko sebenarnya tetap tersembunyi. Saat likuiditas yang lemah, penundaan kepatuhan, atau akuisisi pelanggan yang buruk mulai terlihat, pasar mungkin sudah lebih dulu menganggap kesuksesan sebagai hal yang terjadi.

Pada hari pertama, bandingkan detailnya, bukan hanya judulnya. Apakah keduanya beroperasi di yurisdiksi yang sama? Apakah mereka memiliki likuiditas yang andal di kedua sisi transfer? Bisakah mereka menangani volume tanpa memperlebar spread atau bergantung pada satu mitra saja?

Untuk pengiriman uang berbasis kripto, $USDC , $XRP , atau $XLM mungkin dapat mempercepat penyelesaian, tetapi token saja tidak menciptakan bisnis yang berkelanjutan. Jika biayanya hampir identik, keunggulannya biasanya berasal dari distribusi, eksekusi kepatuhan, akses pembayaran lokal, dan retensi. Hal-hal ini jauh lebih sulit terlihat dalam pengumuman peluncuran yang masih awal.

Apa yang pertama kali akan Anda periksa sebelum memutuskan startup mana yang memiliki parit (moat) yang lebih kuat?

#Remittances #CryptoPayments #OnChainAnalysis