#TetherEndsUruguayBitcoinMining
Proyek Penambangan Bitcoin Tether di Uruguay Berantakan 🇺🇾₿
📰 BERITA KRIPTO TERBARU
Sebuah investigasi Reuters telah mengungkap detail baru tentang apa yang terjadi pada ekspansi penambangan Bitcoin Tether di Uruguay.
Tether mengumumkan rencana penambangan di Uruguay pada 2023, dengan menyoroti energi terbarukan negara tersebut dan infrastruktur listriknya. Dua lokasi penambangan kemudian dikembangkan di departemen Florida, Uruguay.
Menurut Reuters, proyek tersebut pada akhirnya berantakan setelah terjadi sengketa dengan perusahaan utilitas milik negara, UTE, terkait jumlah listrik yang tersedia berdasarkan kontrak.
Poin-poin penting:
• 💰 Proyek ini diperkirakan oleh seorang sumber menelan biaya sekitar $120 juta
• ⚡ Sengketa berpusat pada batas pasokan listrik
• 🔌 UTE akhirnya memutus sambungan situs penambangan pada Juli 2025
• 🏭 Tether kemudian memindahkan upaya untuk mengakhiri operasi di Uruguay
• 🌎 Proyek ini dipandang sebagai titik awal potensial untuk perluasan penambangan Bitcoin yang lebih luas di Amerika Selatan
Kisah ini menyoroti masalah penting bagi industri penambangan Bitcoin: akses terhadap energi yang andal dan layak secara ekonomi bisa sama pentingnya dengan perangkat keras penambangan itu sendiri.
Tether terus berinvestasi dalam penambangan Bitcoin dan infrastruktur energi di pasar lain, sehingga kegagalan di Uruguay tidak otomatis berarti perubahan dalam strategi penambangannya secara lebih luas.
📌 Sumber: Investigasi Reuters, dipublikasikan 21 Agustus 2026.
Menurutmu, apa yang lebih penting untuk penambangan Bitcoin skala besar saat ini — listrik murah, energi terbarukan, atau perangkat keras penambangan yang sangat efisien?
$SUPER $PENGU $AERO
Proyek Penambangan Bitcoin Tether di Uruguay Berantakan 🇺🇾₿
📰 BERITA KRIPTO TERBARU
Sebuah investigasi Reuters telah mengungkap detail baru tentang apa yang terjadi pada ekspansi penambangan Bitcoin Tether di Uruguay.
Tether mengumumkan rencana penambangan di Uruguay pada 2023, dengan menyoroti energi terbarukan negara tersebut dan infrastruktur listriknya. Dua lokasi penambangan kemudian dikembangkan di departemen Florida, Uruguay.
Menurut Reuters, proyek tersebut pada akhirnya berantakan setelah terjadi sengketa dengan perusahaan utilitas milik negara, UTE, terkait jumlah listrik yang tersedia berdasarkan kontrak.
Poin-poin penting:
• 💰 Proyek ini diperkirakan oleh seorang sumber menelan biaya sekitar $120 juta
• ⚡ Sengketa berpusat pada batas pasokan listrik
• 🔌 UTE akhirnya memutus sambungan situs penambangan pada Juli 2025
• 🏭 Tether kemudian memindahkan upaya untuk mengakhiri operasi di Uruguay
• 🌎 Proyek ini dipandang sebagai titik awal potensial untuk perluasan penambangan Bitcoin yang lebih luas di Amerika Selatan
Kisah ini menyoroti masalah penting bagi industri penambangan Bitcoin: akses terhadap energi yang andal dan layak secara ekonomi bisa sama pentingnya dengan perangkat keras penambangan itu sendiri.
Tether terus berinvestasi dalam penambangan Bitcoin dan infrastruktur energi di pasar lain, sehingga kegagalan di Uruguay tidak otomatis berarti perubahan dalam strategi penambangannya secara lebih luas.
📌 Sumber: Investigasi Reuters, dipublikasikan 21 Agustus 2026.
Menurutmu, apa yang lebih penting untuk penambangan Bitcoin skala besar saat ini — listrik murah, energi terbarukan, atau perangkat keras penambangan yang sangat efisien?
$SUPER $PENGU $AERO
