Likuiditas Treasury Bertemu Permintaan Nyata 👀
$BTC baru saja mengalami pekan terkuatnya sejak Maret 2024, naik lebih dari 20% dan sempat menyentuh sekitar $79,5K. Dorongan awal dibantu oleh short covering setelah Treasury mengumumkan buyback yang lebih besar di bagian jangka panjang pasar Treasury, yang membantu menurunkan imbal hasil jangka panjang dan melemahkan dolar.
Tapi reli ini mulai terlihat lebih kredibel karena pergerakannya tidak hanya didorong oleh leverage. ETF spot BTC dan ETH AS menarik sekitar $2,6B pekan lalu, dengan ETF BTC menyumbang sekitar $1,92B. Ini menunjukkan adanya permintaan spot yang benar-benar masuk setelah short squeeze awal.
Volatilitas juga meningkat, dengan opsi BTC yang mengalami penyesuaian harga untuk pergerakan yang lebih besar. Namun, perlindungan dari sisi bawah belum menjadi jauh lebih mahal, yang mengindikasikan pasar mengharapkan volatilitas lebih tinggi, bukan sekadar bersiap menghadapi crash berikutnya.
Kini datang ujian sebenarnya. Pekan ini menghadirkan inflasi AS PCE, laporan pendapatan Nvidia, dan pidato Jackson Hole Ketua The Fed Kevin Warsh. Bersama-sama, ketiganya bisa memberi pasar gambaran yang lebih jelas tentang inflasi, pertumbuhan ekonomi, belanja AI, serta arah kebijakan The Fed.
Buyback Treasury jangan diperlakukan sebagai QE atau siklus pencetakan likuiditas baru. Ini terutama merupakan langkah manajemen utang dan dukungan likuiditas. Tetapi poin besarnya adalah bahwa imbal hasil Treasury dan kondisi pembiayaan pemerintah menjadi semakin penting bagi kripto.
Jika PCE merilis angka yang lebih “lembut”, Nvidia memberikan panduan yang kuat, dan Warsh terdengar kurang hawkish, BTC bisa punya ruang untuk memperpanjang reli. Namun setelah kenaikan 20% dalam seminggu, volatilitas kemungkinan tetap tinggi, jadi saya tidak akan menganggap kenaikan berikutnya akan semudah yang pertama.
Jika Anda menikmati konten saya, silakan ikuti saya ❤️
#Binance
#crypto2026
$BTC baru saja mengalami pekan terkuatnya sejak Maret 2024, naik lebih dari 20% dan sempat menyentuh sekitar $79,5K. Dorongan awal dibantu oleh short covering setelah Treasury mengumumkan buyback yang lebih besar di bagian jangka panjang pasar Treasury, yang membantu menurunkan imbal hasil jangka panjang dan melemahkan dolar.
Tapi reli ini mulai terlihat lebih kredibel karena pergerakannya tidak hanya didorong oleh leverage. ETF spot BTC dan ETH AS menarik sekitar $2,6B pekan lalu, dengan ETF BTC menyumbang sekitar $1,92B. Ini menunjukkan adanya permintaan spot yang benar-benar masuk setelah short squeeze awal.
Volatilitas juga meningkat, dengan opsi BTC yang mengalami penyesuaian harga untuk pergerakan yang lebih besar. Namun, perlindungan dari sisi bawah belum menjadi jauh lebih mahal, yang mengindikasikan pasar mengharapkan volatilitas lebih tinggi, bukan sekadar bersiap menghadapi crash berikutnya.
Kini datang ujian sebenarnya. Pekan ini menghadirkan inflasi AS PCE, laporan pendapatan Nvidia, dan pidato Jackson Hole Ketua The Fed Kevin Warsh. Bersama-sama, ketiganya bisa memberi pasar gambaran yang lebih jelas tentang inflasi, pertumbuhan ekonomi, belanja AI, serta arah kebijakan The Fed.
Buyback Treasury jangan diperlakukan sebagai QE atau siklus pencetakan likuiditas baru. Ini terutama merupakan langkah manajemen utang dan dukungan likuiditas. Tetapi poin besarnya adalah bahwa imbal hasil Treasury dan kondisi pembiayaan pemerintah menjadi semakin penting bagi kripto.
Jika PCE merilis angka yang lebih “lembut”, Nvidia memberikan panduan yang kuat, dan Warsh terdengar kurang hawkish, BTC bisa punya ruang untuk memperpanjang reli. Namun setelah kenaikan 20% dalam seminggu, volatilitas kemungkinan tetap tinggi, jadi saya tidak akan menganggap kenaikan berikutnya akan semudah yang pertama.
Jika Anda menikmati konten saya, silakan ikuti saya ❤️
#Binance
#crypto2026
