Tiongkok telah memerintahkan penarikan kembali lebih dari 4 juta kendaraan karena kekhawatiran terkait gagang pintu yang dapat ditarik dan tersembunyi, menurut BBC. Penarikan kembali ini mencakup sekitar 2,98 juta kendaraan Tesla buatan Tiongkok, bersama dengan model yang diproduksi oleh XPeng, Xiaomi, dan Geely.
Para regulator mengungkapkan kekhawatiran bahwa gagang pintu tersembunyi bisa sulit ditemukan atau dioperasikan selama keadaan darurat, sehingga berpotensi menyulitkan penumpang keluar dari kendaraan dengan cepat setelah kecelakaan.
Tesla mengatakan sedang melakukan penarikan kembali sejumlah kendaraan Model 3, Model Y, Model S, dan Model X di Tiongkok. Perusahaan itu mengatakan beberapa gagang pintu mungkin sulit dikenali dan digunakan ketika warnanya sangat mirip dengan trim interior kendaraan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Tesla berencana menambahkan label peringatan dan meluncurkan pembaruan perangkat lunak yang dirancang untuk secara otomatis menurunkan kaca jendela setelah tabrakan, sehingga berpotensi membuat pintu keluar darurat menjadi lebih mudah.
China sebelumnya mengumumkan pembatasan pada gagang pintu tersembunyi pada Februari lalu. Berdasarkan peraturan baru yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Januari 2027, kendaraan diharuskan memiliki pelepas pintu mekanis di bagian dalam dan luar.
Gerakan ini menyoroti meningkatnya kekhawatiran keselamatan terkait desain kendaraan yang semakin futuristik. Meskipun gagang yang rata dan dapat ditarik dapat memperbaiki tampilan serta aerodinamika mobil, regulator kini memberikan penekanan yang lebih besar untuk memastikan penumpang dapat segera keluar dari kendaraan saat terjadi keadaan darurat.
