Sebagian besar orang meremehkan pengaruh lingkungan terhadap hasil. Banyak yang berpikir bahwa kesuksesan bergantung pada bakat pribadi, disiplin, semangat berlebihan, dan 'ketekunan'. Ini jelas berguna, tetapi bukan penyebab utama.

Leverage yang sebenarnya terletak pada dua hal:
siapa yang Anda kerjakan bersama, dan apa yang Anda pilih untuk dikerjakan.

Naval mengatakan: 'Work with hardcore people on hardcore things (Bekerja dengan orang keras pada hal-hal keras).' Di balik kalimat ini adalah suatu aturan yang sangat kejam tetapi sangat nyata:
Kebosanan dapat menular, keunggulan juga dapat menular.
Standar Anda jarang tumbuh begitu saja, lebih banyak 'dikalibrasi' oleh orang-orang di sekitar Anda. Lingkaran yang Anda campuri dalam jangka panjang, adalah kurva hasil Anda dalam jangka panjang.

Apa yang dimaksud dengan 'orang yang keras'

Orang yang keras biasanya tidak berisik, tidak memamerkan, tidak berakting.
Mereka tidak membangun citra diri melalui media sosial, tidak mengandalkan 'saya sangat sibuk' untuk mencari perhatian.

'Keberanian' mereka adalah tenang, berkelanjutan, bahkan sedikit membuat tidak nyaman:

  • Mereka fokus pada fakta, bukan emosi

  • Mereka peduli pada akurasi, bukan 'hampir benar'

  • Mereka mengejar hasil, bukan 'saya sudah berusaha keras'

  • Mereka dapat melihat detail yang diabaikan orang lain

  • Mereka tidak dapat mentolerir celah logika, pelaksanaan yang longgar, atau produk setengah jadi

  • Yang paling penting: mereka lebih keras pada diri mereka sendiri

Bersama orang seperti ini lama-lama Anda akan merasa tidak nyaman:
Alasan Anda mulai tidak berfungsi, 'hampir baik' Anda akan dibongkar di tempat.
Anda tidak bisa lagi menghibur diri dengan niat dan proses, hanya hasil yang dapat diselesaikan.

Ketidaknyamanan ini justru merupakan sinyal: menunjukkan bahwa Anda telah memasuki ruang transaksi yang tepat.
Orang yang keras akan sekaligus mengangkat batas bawah Anda, juga membuka batas atas Anda.

Apa yang dimaksud dengan 'hal-hal yang keras'

Hal-hal yang keras adalah masalah yang tidak mengikuti pola, tidak mencari jalan pintas.
Mereka membutuhkan kedalaman, kesabaran, dan fokus jangka panjang. Ciri-cirinya adalah:

  • Kegagalan adalah hal biasa

  • Umpan balik sangat lambat

  • Kemajuan tidak linier (seperti kurva hasil, bukan pertumbuhan linier)

Contoh:

  • Kewirausahaan: menciptakan sesuatu yang baru dari 0 hingga 1

  • Penelitian: masalah yang tidak memiliki jawaban standar

  • Keterampilan: dimulai dari sepuluh tahun, dibentuk dalam dua puluh tahun

  • Pemikiran kompleks: tidak dapat diringkas dalam satu slogan

Hal-hal yang keras akan memaksa Anda untuk meningkatkan:
Masalah sederhana dihargai dengan 'kemampuan untuk melakukan'.
Masalah sulit dihargai dengan 'dihasilkan kembali'.
Ini akan mengubah struktur kognisi Anda, karakter Anda, dan ketahanan Anda terhadap ketidakpastian.

Sebagian besar orang menghindari hal-hal yang keras, karena itu langsung melukai harga diri:
Anda akan terlihat bodoh, akan membuat kesalahan, akan terlihat buruk di depan orang lain, akan dididik oleh pasar.
Tetapi justru inilah nilai dari itu: itu membuat Anda lebih dekat dengan kenyataan.

Kuncinya adalah kombinasi: orang × hal

Orang yang keras melakukan hal-hal sederhana, akan merasa bosan, akan menjadi sinis.
Orang biasa melakukan hal-hal yang keras, akan dibombardir oleh tekanan dan fluktuasi, akhirnya mundur.

Tetapi orang yang keras melakukan hal-hal yang keras, baru akan muncul 'zona bunga majemuk':

  • Usaha tidak akan menguap, akan terakumulasi

  • Standar tidak perlu didorong oleh manajer, secara alami mempertahankan posisi tinggi

  • Kecepatan belajar meningkat, karena setiap orang bekerja dengan serius

  • Anda tidak perlu didorong oleh semangat yang berlebihan, Anda akan 'ditarik' oleh misi dan kualitas rekan-rekan Anda

Ini juga menjelaskan mengapa Naval menekankan:
Bersama orang yang berpikir jangka panjang, bermainlah permainan jangka panjang.
Orang yang keras tidak perlu diawasi, juga tidak perlu diyakinkan tentang makna pekerjaan.
Mereka sudah membuat komitmen di dalam diri mereka.
Keselarasan semacam ini sangat langka, tetapi sangat berharga.

Biaya dan imbalan (lebih dimengerti oleh para trader)

Memilih jalan ini biasanya berarti mengorbankan kenyamanan di awal:
Tim yang lebih kecil, lebih sedikit rasa aman, lebih sedikit jalan pintas, pengakuan luar yang lebih lambat.

Tetapi imbalannya tidak simetris:
Apa yang Anda dapatkan adalah kepadatan keterampilan, estetika/rasa, penilaian, dan kepercayaan diri yang 'berbasis pada kenyataan dan bukan pada tepuk tangan'.

Lama-kelamaan Anda akan menemukan bahwa Anda tidak menyaring 'intensitas', tetapi 'integritas/keterusterangan':
Orang yang keras peduli untuk melakukan hal dengan benar.
Hal-hal yang keras memaksa Anda untuk menghadapi kenyataan, bukan hidup dalam ilusi.
Kombinasi ini akan mengeliminasi kebohongan diri secara bertahap.

Tiga pemeriksaan diri (seperti tinjauan kembali)

Jika Anda merasa terhenti: lihatlah orang-orang di sekitar Anda.
Jika Anda merasa tidak berkembang: lihatlah apakah apa yang Anda lakukan cukup sulit.
Jika Anda merasa kemajuan lambat: tanyakan pada diri sendiri—apakah tuntutan terhadap orang dan masalah cukup tinggi.

Hidup terlalu pendek, jangan bergaul dengan orang yang tidak peduli, jangan membuang waktu pada masalah yang tidak penting.

Carilah orang yang keras.
Lakukan hal-hal yang keras.
Yang lainnya hanyalah kebisingan.