Gelombang harga Bitcoin kali ini memang benar-benar meledak-ledak! Minggu ini langsung melesat lebih dari 23%, mencatat kenaikan mingguan terkuat sejak Maret 2023. Pada sesi perdagangan tertinggi sempat menyentuh US$79.555, hanya selangkah lagi menuju ambang US$80.000.
#比特币创2023年3月来最强周涨幅
Kenaikan brutal level epik ini bukan kebetulan, melainkan “badai sempurna” yang dipicu oleh beberapa kabar baik yang saling bersinergi:
1. Likuiditas melimpah, berkah likuiditas
Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan skala pembelian kembali (repo) obligasi pemerintah jangka panjang, sehingga imbal hasil obligasi pemerintah bertenor panjang (long-end) anjlok dan nilai dolar melemah. Kesempatan biaya memegang Bitcoin pun turun drastis, membuat dana dengan cepat mengalir ke aset berisiko.
2. Pergeseran kebijakan, ekspektasi memuncak
Trump bertemu secara terbuka dengan para eksekutif industri kripto di Gedung Putih, serta mendesak Kongres untuk mendorong rancangan undang-undang regulasi kripto. Pelunakan sikap regulasi ini langsung menyulut sentimen optimistis di pasar.
3. Pengepungan level epik, posisi short “disapu bersih”
Sebelumnya Bitcoin stagnan selama 79 hari, mengakumulasi posisi short dalam jumlah besar. Begitu harga menembus area likuidasi yang padat, terjadilah aksi “sell-off” berantai—pemicu terjadinya forced liquidation massal. Dalam hitungan hari, lebih dari US$4,5 miliar posisi short dipaksa keluar, 189.000 trader mengalami liquidation, dan order pembelian paksa mendorong harga naik hingga sangat tinggi.
4. Institusi masuk dengan uang nyata
ETF Bitcoin spot mencatat net inflow lebih dari US$1 miliar dalam seminggu. Para pemegang besar (paus) juga gila-gilaan menambah kepemilikan. Ini menandakan pergerakan pasar sudah beralih dari sekadar “cover short” menjadi kenaikan yang nyata karena dana institusional ikut mengakselerasi.
Bahkan pendiri Bridgewater, Dalio, secara terbuka menyarankan investor untuk mengalokasikan “sebagian kecil Bitcoin”. Bank Standard Chartered juga menyatakan target akhir tahun sebesar US$100.000 mungkin masih terlalu konservatif.
$BTC
$ETH
$SOL
#比特币创2023年3月来最强周涨幅
Kenaikan brutal level epik ini bukan kebetulan, melainkan “badai sempurna” yang dipicu oleh beberapa kabar baik yang saling bersinergi:
1. Likuiditas melimpah, berkah likuiditas
Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan skala pembelian kembali (repo) obligasi pemerintah jangka panjang, sehingga imbal hasil obligasi pemerintah bertenor panjang (long-end) anjlok dan nilai dolar melemah. Kesempatan biaya memegang Bitcoin pun turun drastis, membuat dana dengan cepat mengalir ke aset berisiko.
2. Pergeseran kebijakan, ekspektasi memuncak
Trump bertemu secara terbuka dengan para eksekutif industri kripto di Gedung Putih, serta mendesak Kongres untuk mendorong rancangan undang-undang regulasi kripto. Pelunakan sikap regulasi ini langsung menyulut sentimen optimistis di pasar.
3. Pengepungan level epik, posisi short “disapu bersih”
Sebelumnya Bitcoin stagnan selama 79 hari, mengakumulasi posisi short dalam jumlah besar. Begitu harga menembus area likuidasi yang padat, terjadilah aksi “sell-off” berantai—pemicu terjadinya forced liquidation massal. Dalam hitungan hari, lebih dari US$4,5 miliar posisi short dipaksa keluar, 189.000 trader mengalami liquidation, dan order pembelian paksa mendorong harga naik hingga sangat tinggi.
4. Institusi masuk dengan uang nyata
ETF Bitcoin spot mencatat net inflow lebih dari US$1 miliar dalam seminggu. Para pemegang besar (paus) juga gila-gilaan menambah kepemilikan. Ini menandakan pergerakan pasar sudah beralih dari sekadar “cover short” menjadi kenaikan yang nyata karena dana institusional ikut mengakselerasi.
Bahkan pendiri Bridgewater, Dalio, secara terbuka menyarankan investor untuk mengalokasikan “sebagian kecil Bitcoin”. Bank Standard Chartered juga menyatakan target akhir tahun sebesar US$100.000 mungkin masih terlalu konservatif.
$BTC
$ETH
$SOL