📰 Peristiwa Utama Pekan Ini:
📂Data Kepercayaan Konsumen CB Agustus - Selasa
📂Data Penjualan Rumah Baru Juli - Selasa
📂Data Inflasi PCE Juli - Rabu
Data PDB AS Kuartal 2 2026 - Rabu
📂Nvidia, $NVDA, Melaporkan Pendapatan - Rabu
📂Data Sentimen Konsumen MI Agustus - Jumat
📂Data Ekspektasi Inflasi MI Agustus - Jumat
• BTC diperdagangkan di dekat $77.000, turun sekitar 0,9% pada hari tersebut setelah melonjak sekitar 23% dalam sepekan terakhir hingga mendekati rekor tertinggi $78.000. Kenaikan didorong oleh permintaan ETF spot, short covering, dan perdagangan yang lebih luas untuk 'debasement' saat dolar melemah dan kekhawatiran pembelian kembali (treasury buyback) meningkat; Indeks Fear & Greed berada di 67 (Greed).
• DXY turun mendekati 98,80, level terendah dalam sekitar tiga bulan, setelah Menteri Keuangan Bessent berjanji untuk menggandakan pembelian obligasi jangka panjang guna menahan lonjakan imbal hasil. Pasar memandang langkah itu sebagai berpotensi mengganggu stabilitas fiskal, sehingga mendorong arus “safe haven” masuk ke emas dan bitcoin, bukan ke dolar.
• Emas batangan naik sekitar 5% selama pekan terakhir karena para investor menghindari eksposur dolar di tengah kekhawatiran terhadap strategi utang Treasury dan risiko geopolitik. Secara teknikal, emas tampak overbought (RSI mendekati 72), namun masih menunjukkan tren kuat di atas semua rata-rata pergerakan utama.
• Washington bersiap meluncurkan sanksi baru yang luas yang menargetkan mitra dagang Iran, sehingga mendorong Teheran mengancam penghentian penuh ekspor minyak Teluk. Secara bersamaan, tarif balasan Kanada yang berlaku mulai 8 September membebani dolar Kanada (loonie) dan menambah latar risiko yang beragam menjelang pekan yang sarat data.

