Saya sudah tidak melihat Dusk semata-mata dari sudut pandang pasokan token. Yang lebih penting bagi saya sekarang adalah apakah jaringan benar-benar dapat menghasilkan aktivitas nyata yang cukup untuk menopang dirinya dalam jangka panjang.
Ya, emisi yang lebih rendah bisa membantu menciptakan kelangkaan. Tapi kelangkaan saja tidak membuat sebuah jaringan berkelanjutan. Jika imbalan untuk validator terus menurun sementara biaya tetap rendah, ada sesuatu yang harus menutup kesenjangan tersebut. Di sinilah penggunaan nyata menjadi penting.
Saya lebih memilih memperhatikan apa yang benar-benar dilakukan orang daripada terjebak dalam narasi bullish lainnya. Apakah transaksi meningkat? Apakah biaya bertambah? Apakah lebih banyak pengguna yang masuk? Apakah institusi benar-benar menaruh aset atau aktivitas keuangan di jaringan tersebut? Jawaban-jawaban itu jauh lebih berarti bagi saya daripada janji besar lainnya.
Privasi adalah alasan lain saya tetap memantau Dusk. Saya suka bahwa tujuannya bukan sekadar menyembunyikan semuanya. Pasar keuangan membutuhkan privasi, tetapi mereka juga membutuhkan verifikasi, kepatuhan, dan akuntabilitas. Menemukan keseimbangan yang bisa dijalankan di antara hal-hal tersebut bisa menjadi salah satu bagian terpenting dari kisah jangka panjang Dusk.
Bagi saya, tesisnya cukup sederhana: emisi yang terus turun hanya berarti jika aktivitas ekonomi nyata pada akhirnya bisa menggantikan insentif yang hilang.
Jadi saya mengawasi hal-hal yang membosankan—biaya, pendapatan validator, pengguna, transaksi, dan penyelesaian. Jika angka-angka itu mulai bergerak ke arah yang benar, pada saat itulah Dusk menjadi jauh lebih menarik bagi saya.

@Dusk #dusk $DUSK
$PROM