Wakil Presiden AS JD Vance telah menjelaskan bahwa baik Bitcoin (BTC) maupun $XRP tidak boleh dipandang sebagai solusi langsung untuk beban utang AS yang terus meningkat, yang kini telah melampaui $40 triliun. Sebaliknya, strategi pemerintahan berfokus pada penguatan ekonomi melalui pertumbuhan yang lebih tinggi, peningkatan investasi asing, dan kebijakan Treasury yang efektif. Vance menyoroti pendekatan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk memperluas ekonomi AS dengan laju yang lebih cepat daripada akumulasi utang, sehingga membantu memperbaiki posisi fiskal jangka panjang negara tersebut.

Pemerintahan juga memperkirakan sekitar $19 triliun investasi asing akan mengalir ke Amerika Serikat dalam dekade berikutnya, mendukung ekspansi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Meskipun mata uang kripto tetap menjadi bagian dari agenda aset digital yang lebih luas milik Presiden Trump, saat ini aset kripto dipandang sebagai inovasi pendamping, bukan alat untuk mengurangi utang. Inisiatif masa depan, seperti kemungkinan dana kekayaan berdaulat, dapat melibatkan aset digital, namun prioritas segera adalah mendorong legislasi seperti Undang-Undang CLARITY untuk menetapkan regulasi yang lebih jelas serta mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab dalam industri kripto.