Saya pikir salah satu cara paling mudah untuk memahami blockchain adalah dengan mengajukan pertanyaan sederhana:
Apa yang terjadi ketika tidak ada yang mengawasi?
Itulah mengapa saya merasa desain jaringan Dusk layak untuk dieksplorasi.
Sistem konsensusnya menggunakan provisioner dan proses sortition untuk menentukan siapa yang ikut berpartisipasi dalam memproduksi blok.
Yang menarik perhatian saya bukan hanya proses pemilihannya.
Melainkan struktur insentif di sekitar partisipasi.
Sebuah blockchain bisa memiliki teknologi yang kuat, tetapi jika aturan tidak mendorong partisipasi yang andal, teknologi saja tidak berarti banyak.
Itulah sisi Dusk yang belakangan ini lebih banyak saya perhatikan.
Kurangi fokus pada judul.
Lebih fokus pada aturan yang ada di bawahnya.
#dusk @Dusk $DUSK
Apa yang terjadi ketika tidak ada yang mengawasi?
Itulah mengapa saya merasa desain jaringan Dusk layak untuk dieksplorasi.
Sistem konsensusnya menggunakan provisioner dan proses sortition untuk menentukan siapa yang ikut berpartisipasi dalam memproduksi blok.
Yang menarik perhatian saya bukan hanya proses pemilihannya.
Melainkan struktur insentif di sekitar partisipasi.
Sebuah blockchain bisa memiliki teknologi yang kuat, tetapi jika aturan tidak mendorong partisipasi yang andal, teknologi saja tidak berarti banyak.
Itulah sisi Dusk yang belakangan ini lebih banyak saya perhatikan.
Kurangi fokus pada judul.
Lebih fokus pada aturan yang ada di bawahnya.
#dusk @Dusk $DUSK

