Proyek penambangan bitcoin di Uruguay yang diinvestasikan oleh Tether telah berhenti beroperasi, dengan perkiraan skala investasi sekitar 120 juta dolar AS. Inti kontroversinya terletak pada ketentuan kontrak pasokan listrik: Tether berpendapat bahwa jumlah energi yang disepakati merupakan pasokan minimum yang dijamin, sementara perusahaan listrik milik negara Uruguay, UTE, memandangnya sebagai batas maksimum pasokan.
Karena perjanjian baru tidak berhasil ditandatangani dan pembayaran tagihan listrik tertunggak, pada 25 Juli 2025 UTE memutus pasokan listrik ke dua lokasi tambang. Setelah itu, Tether mengakhiri operasi lokalnya dan merumahkan sebagian besar karyawan, namun perusahaan tetap menyatakan sedang memperluas tata letak energi regional dan penambangan, serta telah mengakuisisi 70% saham perusahaan energi terbarukan Adecoagro. Rencana perusahaan adalah memanfaatkan sisa listriknya untuk melakukan penambangan bitcoin.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa proyek tambang memiliki paparan terhadap risiko kontrak dan pelaksanaan pasokan listrik,
Hanya untuk pengamatan pasar, bukan nasihat investasi.
#Tether #比特币挖矿 #乌拉圭
Karena perjanjian baru tidak berhasil ditandatangani dan pembayaran tagihan listrik tertunggak, pada 25 Juli 2025 UTE memutus pasokan listrik ke dua lokasi tambang. Setelah itu, Tether mengakhiri operasi lokalnya dan merumahkan sebagian besar karyawan, namun perusahaan tetap menyatakan sedang memperluas tata letak energi regional dan penambangan, serta telah mengakuisisi 70% saham perusahaan energi terbarukan Adecoagro. Rencana perusahaan adalah memanfaatkan sisa listriknya untuk melakukan penambangan bitcoin.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa proyek tambang memiliki paparan terhadap risiko kontrak dan pelaksanaan pasokan listrik,
Hanya untuk pengamatan pasar, bukan nasihat investasi.
#Tether #比特币挖矿 #乌拉圭