Bagian menarik dari Dusk Trade bukan token RWA lain yang muncul.
Melainkan apakah aset tersebut benar-benar dipakai setelah onboarding.
Alur yang terus saya pantau cukup sederhana: pengikatan dompet, transfer yang dikendalikan, lalu penyelesaian (settlement). Itu menciptakan jenis uji yang berbeda untuk RWAs. Sebuah token bisa diluncurkan dengan angka yang bagus melekat padanya, tetapi jika tidak ada yang benar-benar memperdagangkan atau menyelesaikannya, pasar sebagian besar hanya bersifat kosmetik.
Dusk menargetkan bagian yang lebih sulit di sini. Bukan sekadar menaruh aset terregulasi di onchain, tetapi menciptakan tempat yang memungkinkan mereka benar-benar berpindah tangan.
Itu membuat aktivitas lebih berguna untuk dipantau daripada jumlah token.
Kalau Dusk Trade mulai menunjukkan pengguna yang berulang, volume transfer yang berarti, dan aktivitas penyelesaian yang nyata, maka akan lebih sulit untuk menepis seluruh kategori RWA sebagai peluncuran token dengan likuiditas yang tipis.
Tapi ada satu kendalanya.
Bahkan pasar dengan 100 aset bisa terasa mati jika hanya segelintir peserta yang terus menyentuh aset-aset itu. Dan aset terregulasi kemungkinan besar tidak akan mengalami churn spekulatif yang sama seperti token yang lahir dari ekosistem kripto.
Jadi saya lebih memilih 1 pasar dengan aktivitas yang konsisten daripada 1.000 token RWA yang dibiarkan tanpa disentuh.
Itu mungkin metrik yang tidak nyaman juga bagi Dusk Trade. Jika asetnya ada tetapi perdagangannya tidak, maka infrastruktur telah membuktikan kurang dari yang orang kira...
Apa yang membuktikan bahwa sebuah RWA adalah pasar yang nyata?

@Dusk #dusk $DUSK
🔄 Consistent trading
0%
💰 Settlement volume
0%
👥 Repeat users
0%
🪙 More token launches
100%
3 Voting • Voting ditutup