Ekspansi Mingguan Bitcoin 24%: Pemerasan Likuiditas atau Tren Struktural?

Bitcoin baru saja mencatat kenaikan mingguan 24%, menguji wilayah $79k pada performa mingguan terkuatnya sejak Maret 2023. Walau pelaku ritel merayakan candle hijau, analisis mekaniknya mengungkap apa yang sebenarnya mendorong pergerakan ini.

Para Penggerak di Balik Lonjakan:

Cascading Short Squeeze (Pemerasan Short Berantai): Lebih dari $4,5B likuidasi terleveraged menghantam pasar derivatif minggu ini. Ketika $BTC menembus resistensi berat di antara $70k–$72k, forced buy-stops mempercepat langkah masuk ke order book tipis di atasnya.

Suntikan Likuiditas Makro: Lonjakan terjadi setelah pengumuman Treasury AS yang memperluas program pembelian kembali obligasi berdurasi panjang, menurunkan imbal hasil dan mendorong modal mengalir ke aset berisiko (risk-on).

Absorpsi Permintaan Spot: Berbeda dari reli yang murni digerakkan leverage, arus masuk ETF mencetak hari-hari positif berturut-turut, menandakan adanya permintaan spot nyata yang menyerap tekanan jual sekunder.

Realitas Struktural:
Ekspansi mingguan yang bersifat parabolik jarang berlanjut lurus tanpa melakukan retest pada level-level kunci yang berhasil dipulihkan. $BTC sedang menguji resistensi berat di dekat zona psikologis $80k.

Pertanyaannya bukan seberapa cepat harga menembus, melainkan apakah pembeli bisa membangun basis yang solid di atas $74k selama fase konsolidasi berikutnya.

#bitcoinstrongestweeksincemarch2023