#dusk $DUSK @Dusk

KYC Tidak Cukup: Lapisan yang Hilang dalam Aset Tertokenisasi

Semakin dalam saya melihat Dusk dan aset-aset tokenisasi, semakin saya menyadari bahwa KYC hanyalah permulaan dari cerita kepatuhan.

Dengan Dusk yang berfokus pada aset keuangan yang teregulasi, ada satu perbedaan yang menonjol: memverifikasi identitas seseorang tidak sama dengan memeriksa apakah mereka memenuhi syarat untuk berinvestasi.

KYC menanyakan:

“Siapa kamu?”

Pemeriksaan kelayakan menanyakan:

“Apakah kamu diizinkan untuk berinvestasi pada aset spesifik ini?”

Hal itu dapat bergantung pada yurisdiksi kamu, tipe investor, status regulasi, atau jumlah investasi minimum.

Di sinilah $DUSK menjadi menarik.

Aset-aset teregulasi yang berbeda dapat memiliki aturan yang berbeda, jadi kepatuhan tidak selalu bisa mengikuti pendekatan yang berlaku untuk semua. Sistem perlu memeriksa persyaratan untuk setiap aset sambil membatasi seberapa banyak informasi investor yang sensitif yang diekspos.

Itu menciptakan keseimbangan yang penting:

Verifikasi hal yang memang penting. Ungkap hanya yang diperlukan.

Bagi saya, inilah saat privasi menjadi lebih dari sekadar fitur. Privasi bisa menjadi bagian dari infrastruktur untuk menghadirkan keuangan teregulasi ke dalam on-chain.

Jika aset tertokenisasi akan menjangkau pasar institusional, KYC saja tidak akan cukup.

Pertanyaan yang lebih besar adalah: apakah kelayakan investor bisa diverifikasi tanpa mengekspos investor di baliknya?#dusk