Satu hal tentang Dusk yang menarik perhatian saya hari ini:
Fase pertumbuhan berikutnya mungkin bergantung lebih sedikit pada apa yang Dusk bangun sendiri — dan lebih pada apa yang komunitas mampu bangun di sekelilingnya.
Itulah mengapa saya mengamati OpenDusk dengan saksama.
Bayangkan contoh sederhana:
Jika sebuah perbendaharaan komunitas pada akhirnya memiliki cukup sumber daya untuk mendanai 10 tim serius — pengembang, tooling, riset, aplikasi keuangan, infrastruktur — nilai itu bukan hanya uang yang didistribusikan.
Melainkan jumlah alasan baru yang dimiliki orang untuk menggunakan Dusk.
Lebih banyak pembangun → lebih banyak aplikasi → lebih banyak aktivitas → lebih banyak kebutuhan untuk jaringan yang mendasarinya.
Dan itu menciptakan sesuatu yang menurut saya lebih penting daripada narasi jangka pendek lainnya:
ekosistem yang dapat bertumbuh secara berlapis dari dalam.
Tapi ada ketegangan yang nyata di sini.
Perbendaharaan saja tidak menciptakan pertumbuhan.
Modal bisa terbuang.
Tata kelola bisa menjadi lambat.
Pendanaan bisa mengalir ke proyek yang terlihat mengesankan tetapi tidak menghasilkan pengguna.
Jadi bagi saya, ujian nyata OpenDusk bukanlah:
“Apakah komunitas menyetujui perbendaharaan?”
Melainkan:
Bisakah modal yang dikendalikan komunitas berubah menjadi aplikasi yang benar-benar digunakan orang?
Jika Dusk bisa menepatkan bagian itu, bisakah pendanaan ekosistem terdesentralisasi menjadi salah satu katalis pertumbuhan terbesarnya?
@Dusk #dusk
$DUSK
$TAC
$MAGMA
Fase pertumbuhan berikutnya mungkin bergantung lebih sedikit pada apa yang Dusk bangun sendiri — dan lebih pada apa yang komunitas mampu bangun di sekelilingnya.
Itulah mengapa saya mengamati OpenDusk dengan saksama.
Bayangkan contoh sederhana:
Jika sebuah perbendaharaan komunitas pada akhirnya memiliki cukup sumber daya untuk mendanai 10 tim serius — pengembang, tooling, riset, aplikasi keuangan, infrastruktur — nilai itu bukan hanya uang yang didistribusikan.
Melainkan jumlah alasan baru yang dimiliki orang untuk menggunakan Dusk.
Lebih banyak pembangun → lebih banyak aplikasi → lebih banyak aktivitas → lebih banyak kebutuhan untuk jaringan yang mendasarinya.
Dan itu menciptakan sesuatu yang menurut saya lebih penting daripada narasi jangka pendek lainnya:
ekosistem yang dapat bertumbuh secara berlapis dari dalam.
Tapi ada ketegangan yang nyata di sini.
Perbendaharaan saja tidak menciptakan pertumbuhan.
Modal bisa terbuang.
Tata kelola bisa menjadi lambat.
Pendanaan bisa mengalir ke proyek yang terlihat mengesankan tetapi tidak menghasilkan pengguna.
Jadi bagi saya, ujian nyata OpenDusk bukanlah:
“Apakah komunitas menyetujui perbendaharaan?”
Melainkan:
Bisakah modal yang dikendalikan komunitas berubah menjadi aplikasi yang benar-benar digunakan orang?
Jika Dusk bisa menepatkan bagian itu, bisakah pendanaan ekosistem terdesentralisasi menjadi salah satu katalis pertumbuhan terbesarnya?
@Dusk #dusk
$DUSK
$TAC
$MAGMA
