Sinyal risiko baru muncul untuk Bitcoin, dan gelombang lain likuidasi long mungkin akan terjadi di beberapa titik.
Pertama, lihat Open Interest.
Dalam nilai USD, Open Interest telah meningkat. Namun ketika diukur dalam BTC, sebenarnya telah menurun. Hal serupa terjadi pada 2022, sekitar satu bulan sebelum kecelakaan FTX.
Saat itu, sejumlah besar posisi leverage telah dibuka karena hampir tidak ada yang mengira keruntuhan FTX akan terjadi.
Pada 2026, Open Interest juga melonjak, menunjukkan peningkatan signifikan pada posisi leverage yang dibuka ketika Bitcoin diperdagangkan sekitar $60.000 hingga $70.000.
Penurunan terbaru pada Open Interest yang didenominasi BTC sangat terkait dengan posisi short. Banyak posisi short yang dilikuidasi, sementara yang lain terpaksa ditutup ketika harga bergerak tajam lebih tinggi.
Namun sekarang, kesenjangan antara posisi long dan short menjadi sangat besar.
Saat ini, sekitar 342K BTC berada dalam posisi long dibanding 233K BTC dalam posisi short.
Secara historis, ketidakseimbangan sebesar ini sering kali diikuti oleh pergerakan penurunan tajam tidak lama setelahnya. Ini mungkin sebagian menjelaskan beberapa peristiwa likuidasi besar yang telah kita lihat di masa lalu, termasuk kecelakaan FTX, Agustus 2023, Agustus 2024, Januari 2025, dan periode tepat sebelum Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
Saya tidak mengatakan Bitcoin pasti akan dump hanya untuk mendukung bias bearish.
Saya hanya menjelaskan apa yang ditunjukkan data yang sebenarnya.
Kesenjangan antara long dan short masih bisa meningkat, dan jika itu terjadi, faktor risikonya juga ikut meningkat. Akibatnya, probabilitas terjadinya peristiwa likuidasi tajam juga menjadi lebih tinggi.
Dari sisi risiko, waktu terbaik untuk masuk ke posisi long adalah mendekati $60K, bukan sekarang saat Bitcoin mendekati $80K.
Sekitar $60K, ketidakseimbangan antara long dan short jauh lebih kecil. Hari ini, ketidakseimbangan itu jauh lebih besar.
Sejarah menunjukkan bahwa ketidakseimbangan posisi yang ekstrem sering kali berujung pada volatilitas yang lebih tinggi dan peristiwa likuidasi besar.
Yang terbaik untuk dilakukan sekarang hanyalah memantau data dengan saksama.
Pertama, lihat Open Interest.
Dalam nilai USD, Open Interest telah meningkat. Namun ketika diukur dalam BTC, sebenarnya telah menurun. Hal serupa terjadi pada 2022, sekitar satu bulan sebelum kecelakaan FTX.
Saat itu, sejumlah besar posisi leverage telah dibuka karena hampir tidak ada yang mengira keruntuhan FTX akan terjadi.
Pada 2026, Open Interest juga melonjak, menunjukkan peningkatan signifikan pada posisi leverage yang dibuka ketika Bitcoin diperdagangkan sekitar $60.000 hingga $70.000.
Penurunan terbaru pada Open Interest yang didenominasi BTC sangat terkait dengan posisi short. Banyak posisi short yang dilikuidasi, sementara yang lain terpaksa ditutup ketika harga bergerak tajam lebih tinggi.
Namun sekarang, kesenjangan antara posisi long dan short menjadi sangat besar.
Saat ini, sekitar 342K BTC berada dalam posisi long dibanding 233K BTC dalam posisi short.
Secara historis, ketidakseimbangan sebesar ini sering kali diikuti oleh pergerakan penurunan tajam tidak lama setelahnya. Ini mungkin sebagian menjelaskan beberapa peristiwa likuidasi besar yang telah kita lihat di masa lalu, termasuk kecelakaan FTX, Agustus 2023, Agustus 2024, Januari 2025, dan periode tepat sebelum Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
Saya tidak mengatakan Bitcoin pasti akan dump hanya untuk mendukung bias bearish.
Saya hanya menjelaskan apa yang ditunjukkan data yang sebenarnya.
Kesenjangan antara long dan short masih bisa meningkat, dan jika itu terjadi, faktor risikonya juga ikut meningkat. Akibatnya, probabilitas terjadinya peristiwa likuidasi tajam juga menjadi lebih tinggi.
Dari sisi risiko, waktu terbaik untuk masuk ke posisi long adalah mendekati $60K, bukan sekarang saat Bitcoin mendekati $80K.
Sekitar $60K, ketidakseimbangan antara long dan short jauh lebih kecil. Hari ini, ketidakseimbangan itu jauh lebih besar.
Sejarah menunjukkan bahwa ketidakseimbangan posisi yang ekstrem sering kali berujung pada volatilitas yang lebih tinggi dan peristiwa likuidasi besar.
Yang terbaik untuk dilakukan sekarang hanyalah memantau data dengan saksama.




