BPI mendesak FinCEN untuk memperluas aturan identifikasi stablecoin ke pasar sekunder
Bank Policy Institute — lobi yang mewakili JPMorgan, Bank of America, Wells Fargo, dan Citi — mendorong FinCEN untuk memperluas persyaratan identifikasi nasabah di luar penerbit stablecoin dan masuk ke pasar sekunder.
Yang mereka minta. BPI ingin bursa dan platform yang memiliki hubungan akun langsung dengan investor ritel untuk menjalankan pemeriksaan Program Identifikasi Nasabah (CIP) secara penuh berdasarkan Undang-Undang Kerahasiaan Bank (Bank Secrecy Act). Alasannya: sebagian besar kegiatan membeli dan menjual dalam ekosistem stablecoin pembayaran terjadi di platform-platform tersebut — dan di sinilah sebagian besar aktivitas ilegal yang terkait stablecoin terjadi.
Mengapa penting. Aturan yang kini diusulkan FinCEN, yang menerapkan kerangka AML/sanksi dari GENIUS Act, menyelaraskan kewajiban penerbit terutama pada pasar primer — penerbitan, penebusan, kustodi — karena penerbit tidak bisa melihat siapa yang bertransaksi di pasar sekunder, di mana identitas bersifat pseudonim dan tidak ada simpul terpusat yang mengumpulkan data nasabah. Permintaan BPI akan membalikkan logika itu: menurunkan kewajiban KYC ke platform yang benar-benar melayani ritel.
Kendala — bursa terdesentralisasi juga bisa masuk dalam pengawasan, karena usulan menargetkan "platform yang membangun hubungan akun langsung," dan DEXs (decentralized exchanges) kini semakin identik dengan itu. BPI, khususnya, juga menentang RUU Digital Asset Market Structure yang sedang berjalan bersama kelompok-kelompok perbankan lain, dengan argumentasi untuk rezim yang lebih ketat dan ramah bank.
Tegangan yang muncul. Ini adalah bank yang memberi tahu regulator: jangan hanya mengawasi penerbit, awasi juga rel/landasan transaksinya. Industri dan pendukung DeFi berargumen sebaliknya — bahwa KYC pasar sekunder akan mendorong stablecoin yang diatur AS keluar sepenuhnya dari lingkungan yang permissionless. Masa komentar akan menjadi medan pertempuran.
$XRP $BTC $GENIUS #BitcoinStrongestWeekSinceMarch2023 #BPIUrgesFinCENExpandStablecoinIDRulesToSecondaryMarkets #AnthropicIPOCouldTopSpaceXRecordReportsSay #NvidiaAIServerPricesRiseOver15% #BSTREndsCantorSPACGoPublicPlan
Bank Policy Institute — lobi yang mewakili JPMorgan, Bank of America, Wells Fargo, dan Citi — mendorong FinCEN untuk memperluas persyaratan identifikasi nasabah di luar penerbit stablecoin dan masuk ke pasar sekunder.
Yang mereka minta. BPI ingin bursa dan platform yang memiliki hubungan akun langsung dengan investor ritel untuk menjalankan pemeriksaan Program Identifikasi Nasabah (CIP) secara penuh berdasarkan Undang-Undang Kerahasiaan Bank (Bank Secrecy Act). Alasannya: sebagian besar kegiatan membeli dan menjual dalam ekosistem stablecoin pembayaran terjadi di platform-platform tersebut — dan di sinilah sebagian besar aktivitas ilegal yang terkait stablecoin terjadi.
Mengapa penting. Aturan yang kini diusulkan FinCEN, yang menerapkan kerangka AML/sanksi dari GENIUS Act, menyelaraskan kewajiban penerbit terutama pada pasar primer — penerbitan, penebusan, kustodi — karena penerbit tidak bisa melihat siapa yang bertransaksi di pasar sekunder, di mana identitas bersifat pseudonim dan tidak ada simpul terpusat yang mengumpulkan data nasabah. Permintaan BPI akan membalikkan logika itu: menurunkan kewajiban KYC ke platform yang benar-benar melayani ritel.
Kendala — bursa terdesentralisasi juga bisa masuk dalam pengawasan, karena usulan menargetkan "platform yang membangun hubungan akun langsung," dan DEXs (decentralized exchanges) kini semakin identik dengan itu. BPI, khususnya, juga menentang RUU Digital Asset Market Structure yang sedang berjalan bersama kelompok-kelompok perbankan lain, dengan argumentasi untuk rezim yang lebih ketat dan ramah bank.
Tegangan yang muncul. Ini adalah bank yang memberi tahu regulator: jangan hanya mengawasi penerbit, awasi juga rel/landasan transaksinya. Industri dan pendukung DeFi berargumen sebaliknya — bahwa KYC pasar sekunder akan mendorong stablecoin yang diatur AS keluar sepenuhnya dari lingkungan yang permissionless. Masa komentar akan menjadi medan pertempuran.
$XRP $BTC $GENIUS #BitcoinStrongestWeekSinceMarch2023 #BPIUrgesFinCENExpandStablecoinIDRulesToSecondaryMarkets #AnthropicIPOCouldTopSpaceXRecordReportsSay #NvidiaAIServerPricesRiseOver15% #BSTREndsCantorSPACGoPublicPlan