SafePal mengatakan pihaknya melacak situs web phishing dan akun peniruan yang terkait dengan kebocoran data sistem pesanan yang sebelumnya telah diungkap, serta mengajukan permintaan penghapusan (takedown). Menurut Foresight News, merek dompet Web3 itu juga sedang menyempitkan daftar empat perusahaan anti-phishing untuk mempercepat upaya penghapusan.
Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya memantau forum dark web dan kanal lain untuk mencari tanda bahwa data yang terdampak mungkin dijual atau dipublikasikan, dan akan memberi tahu pengguna yang terdampak segera jika aktivitas tersebut ditemukan. SafePal juga sedang memilih dari tiga perusahaan keamanan independen untuk melakukan tinjauan lengkap atas sistem pesanannya, sementara proses pemesanan dan logistiknya sedang ditinjau untuk mengurangi retensi data.
Pengguna yang terdampak dapat terus menerima bantuan satu-satu melalui kanal dukungan resmi. SafePal mengatakan pembaruan, FAQ, dan kasus penipuan akan dipublikasikan di halaman perlindungan penipunya, serta mengingatkan pengguna bahwa staf resmi tidak akan pernah meminta frasa sandi. Pengguna juga disarankan untuk tidak membagikan frasa sandi atau mengeklik kode QR atau tautan yang tidak dikenal.
