Saya mulai memikirkan aset-aset yang teregulasi pada @Dusk less sebagai “masalah KYC” dan lebih sebagai masalah koordinasi.

Mengetahui siapa pengguna hanya langkah pertama. Bagian yang lebih sulit adalah memastikan bahwa identitas, izin dompet (wallet), dan aturan pemindahan aset semuanya tetap selaras.

Di situlah @Dusk jadi menarik bagi saya.

Sebuah kredensial dapat menetapkan kelayakan. Sebuah dompet dapat mewakili peserta terverifikasi tersebut. Aturan smart contract kemudian dapat menentukan apakah suatu transfer benar-benar diizinkan.

Namun menambahkan lapisan menciptakan pertanyaan baru:

Apa yang terjadi ketika kelayakan seseorang berubah setelah dompet tersebut sudah disetujui?

Apakah sistem langsung mencerminkan perubahan itu di blockchain, atau apakah ada lapisan lain yang harus menangkapnya terlebih dahulu?

Untuk aset-aset yang teregulasi, sinkronisasi tersebut mungkin sama pentingnya dengan privasi itu sendiri.
$ETHFI
$GRAM
$DUSK
#dusk @Dusk

🗳️ Jika kelayakan berubah, lapisan mana yang seharusnya mengendalikan akses?
🪪 Identity Layer
0%
🔐 Wallet Layer
0%
📜 Contract Layer
0%
🧩 All Layers Must Agree
100%
2 Voting • Voting ditutup