STON.fi baru saja mencapai tonggak menarik di TON, dan menurut saya angka ini layak mendapat perhatian lebih daripada yang saat ini didapat.

Kini, protokol tersebut berada di peringkat #4 dari 100 aplikasi TON berdasarkan dompet yang aktif secara finansial bulanan, dengan sekitar 14.000 wallet yang menggunakan STON.fi secara finansial selama sebulan.

Yang membuat ini lebih menarik adalah posisi tepat di atasnya.

Deretan teratas mencakup platform terpusat besar seperti Bybit, sementara STON.fi berada di #1 di antara protokol DeFi di TON.

Bagi saya, bagian pentingnya bukan sekadar berada di peringkat #4.

Namun apa yang diungkapkan oleh peringkat itu tentang bagaimana orang benar-benar menggunakan DeFi di TON.

Wallet yang aktif secara finansial berbeda dari sekadar seseorang yang menghubungkan wallet, mengklaim sesuatu sekali, atau mengunjungi sebuah aplikasi. Ini lebih mengarah pada aktivitas ekonomi yang nyata.

Dan di sinilah STON.fi memiliki keunggulan yang menarik.

Pengguna dapat melakukan swap aset sambil tetap memegang kendali atas dana mereka sendiri. Tidak perlu menyetor semuanya ke platform terpusat hanya untuk melakukan sebuah swap.

Model self-custody itu mungkin terdengar sederhana, tetapi menjadi semakin bermakna seiring ekosistem bertumbuh.

Orang menginginkan likuiditas, swap yang mudah, dan akses yang lebih baik ke aset, tetapi mereka juga semakin peduli tentang siapa yang benar-benar mengendalikan dana mereka.

DeFi TON masih berkembang, jadi melihat sebuah DEX mencapai level aktivitas ini bersanding dengan platform terpusat besar patut diikuti.

Pertanyaan yang lebih besar sekarang bukan apakah STON.fi bisa mencapai peringkat ini.

Melainkan, apakah aktivitas pengguna ini bisa terus bertumbuh seiring masuknya lebih banyak likuiditas, aset, dan pengguna ke TON.

14.000 wallet yang aktif secara finansial adalah tonggak yang baik.

Tapi saya rasa cerita yang lebih menarik adalah apa yang terjadi selanjutnya.

@ston_fi

#STONfi #TON #TONBlockchain #DeFi #DEX #Crypto