Analis CoinDesk James Van Straten mengatakan bahwa Bitcoin sering mengalami reli pada beberapa minggu sebelum Golden Cross terbentuk. Menurut ChainCatcher, rata-rata pergerakan 50 hari Bitcoin dan rata-rata pergerakan 200 hari keduanya kini menanjak, dan pasar sedang mendekati pola Golden Cross.

Van Straten mengatakan bahwa pada 2022 Bitcoin tidak pernah menembus di atas rata-rata pergerakan 200 hari, tetapi pasar saat ini sedang membentuk struktur baru. Ia menambahkan bahwa ini tampaknya menjadi fase pasar baru.

Golden Cross umumnya dipandang sebagai sinyal teknikal bullish menengah hingga jangka panjang, yang didefinisikan oleh rata-rata pergerakan 50 hari yang melintas di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Namun, ini adalah indikator yang bersifat tertinggal (lagging) yang digunakan untuk mengonfirmasi perubahan tren, bukan memprediksi pergerakan harga jangka pendek. Data Glassnode menunjukkan bahwa Bitcoin secara historis telah naik berkali-kali sebelum rata-rata pergerakan 50 hari melintas di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Kini BTC diperdagangkan kembali mendekati rata-rata pergerakan 200 hari, menandai perbedaan yang jelas dari siklus pasar 2022.